*Menteri Agama kemana saja? Tidak terlibat dan oleh itu karena bebas, sekalipun banyak fulus ditemukan di ruang kerjanya. Mungkin sekali mereka yang tinggi kedudukannya punya perlindung luarbiasa dan istimewa dari atas sana dan oleh sebab itu kebal hukum?. Apakah NKRI negara besar yang sering dibilang Jokowi, akan menjadi lebih besar lagi sekalipun banyak yang tidak jujur berkuasa?Apakah masuk surga bisa dibeli ticketnya?*
https://nasional.tempo.co/read/1191652/kasus-jual-beli-jabatan-kemenag-kpk-panggil-guru-besar-uinsa *Kasus Jual Beli Jabatan Kemenag, KPK Panggil Guru Besar UINSA* Reporter: *Antara* Editor: *Endri Kurniawati* Selasa, 2 April 2019 13:15 WIB 0 KOMENTAR <https://nasional.tempo.co/read/1191652/kasus-jual-beli-jabatan-kemenag-kpk-panggil-guru-besar-uinsa/full&view=ok#comments> 101 [image: Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemeneg Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi tampak didalam mobil yang sama, di Gedung KPK, Sabtu, 16 Maret 2019. TEMPO/ Muhammad Fadhlan] <https://statik.tempo.co/data/2019/03/16/id_827081/827081_720.jpg> *Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemeneg Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi tampak didalam mobil yang sama, di Gedung KPK, Sabtu, 16 Maret 2019. TEMPO/ Muhammad Fadhlan* *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Guru Besar Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri atau UIN Sunan Ampel Surabaya yang pernah menjabat sekretaris jenderal Kementerian Agama (Kemenag) 2014-2018 Nur Syam sebagai saksi kasus suap jual beli jabatan di lingkungan Kemenag <https://www.tempo.co/tag/kemenag> 2018-2019. "Saksi Nur Syam diperiksa untuk tersangka RMY," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa, 2 April 2019. RMY adalah bekas Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, tersangka dalam perkara ini. Selain Nur Syam, KPK juga memanggil anggota panitia pelaksana seleksi jabatan pimpinan tinggi Kemenag pada Sekretariat Jenderal Septian Saputra dan dua anggota panitia pelaksana seleksi jabatan pimpinan tinggi Kemenag pada Setjen Fiestyo Imanta Santosa dan Farah Yuliana. Baca: 3 Panitia Seleksi Jabatan di Kemenag Diperiksa ... <https://nasional.tempo.co/read/1191230/3-panitia-seleksi-jabatan-di-kemenag-diperiksa-untuk-romahurmuziy> Tersangka selain Romahurmuziy atau Romy adalah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin dan Kepala Dinas Kemenag Kabupaten Gresik Muafaq Wirahadi sebagai tersangka. KPK sudah menggeledah ruang Menteri Agama Lukman Hakim yang juga kader PPP di Kemenag dan menyita sekitar Rp180 juta dan US$ 30 ribu. Lokasi lain yang digeledah adalah ruangan ketua umum, bendahara, dan administrasi DPP PPP. Baca: KASN Cium Jual-Beli Jabatan di Kemenag ... <https://nasional.tempo.co/read/1189797/kasn-cium-jual-beli-jabatan-di-kemenag-sebelum-ott-romahurmuziy> Romy diduga menerima uang Rp250 juta dari Haris pada 6 Februari 2019. Uang itu suap agar Haris dapat lolos dalam seleksi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim. Sedangkan uang Muafaq sebesar Rp 50 juta akan digunakan untuk melicinkan jalan mendaftar sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik belum diterima lantaran Muafaq dicokok pada Jumat, 16 Maret 2019. Haris sebelumnya mengikuti seleksi terbuka Sistem Layanan Lelang Jabatan Calon Pejabat Pimpinan TInggi 2018/2019. Pertengahan Februari 2019, Kemenag menerima informasi bahwa nama Haris tidak masuk dalam tiga nama yang akan diusulkan ke menteri agama karena ia diduga pernah mendapat sanksi disiplin. Haris diduga bekerja sama dengan pihak tertentu agar tetap lolos dalam proses seleksi jabatan tinggi di Kemenag <https://nasional.tempo.co/read/1191231/kpk-panggil-panitia-seleksi-pejabat-kemenag-untuk-romahurmuziy> sehingga dilantik menjadi kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur pada 5 Maret 2019.
