Saya rasa memang lebih tepat Rizieq Shihab mendukung Jokowi-Ma'ruf, mendukung 
Prabowo-Sandiaga tidak tepat sama sekali Islamnya meragukan, keluarga-nya 
banyak yang kafir, sekolah juga disekolah kafir.

---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

Imam Besar ? Bohongnya jug besar......
Pada tanggal Rab, 3 Apr 2019 pukul 14.33 Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45] 
<[email protected]> menulis:





Kalau agama Prabowo diragukan bisa diartikan tidak boleh jadi pemimpin, dengan 
begitu kesempatannya untuk dinobatkan menjadi presiden NKRI sangat sulit atau 
bahkan tidak mungkin. Inilah hukum duniawi yang tidak tertulis dalam UU 
kewarwarganegaraan NKRI maupun UU Pemilihan Umum. Baagi yang beragama 
dikatagorikan bukan beragama benar nan suci harus diperhatikan hal ini, agar 
tidak membuang tenaga dan waktu untuk mendapat kedudukan di negara 
neo-Mojopahit,selain mungkin mel.... diri.
https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190403172555-32-383204/yusril-beberkan-bukti-rizieq-ragukan-keislaman-prabowo?utm_source=notifikasi&utm_campaign=browser&utm_medium=desktop
 
 

Yusril Beberkan Bukti Rizieq Ragukan Keislaman Prabowo
CNN Indonesia | Rabu, 03/04/2019 19:09 WIBBagikan :    Ketua Umum Partai Bulan 
Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra dikenal pula sebagai pakar hukum tata 
negara. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Umum 
Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra membeberkan bukti percakapan 
dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terkait keraguan 
Rizieq soal keislaman Prabowo Subianto.

Hal itu diungkap Yusril menanggapi video Rizieq Shihab yang diunggah di kanal 
YouTube, Front TV, pada 1 April lalu. Dalam video itu, Rizieq menyanggah 
komunikasinya dengan Yusril yang juga membahas perihal dukungan untuk Prabowo 
Subianto dalam Pilpres 2019.

"Yusril dan Habib tidak pernah komunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan 
Habib Rizieq juga bohong," kata Yusril dalam keterangan yang diterima 
CNNIndonesia..com, Rabu (3/4).


Yusril sekaligus melampirkan tangkapan layar perbincangan via aplikasi 
WhatsAppantara dirinya dan Rizieq pada September 2018.


| 
Lihat juga:
 Ratna Sempat Bertemu Kwik Bahas Uang 'Raja' Rp23 Triliun |


Percakapan whatsapp yang tangkapan layarnya diberikan Yusril itu tercatat pada 
5-6 September 2018. Di sana Yusril membuka perbincangan yang menyatakan akan 
umrah bersama keluarga pada 29-6 Oktober 2018. Di sela kegiatan ibadahnya 
tersebut, Yusril mengungkapkan ingin bertamu ke tempat Rizieq Shihab.

Setelah perbincangan tersebut, Yusril membuka pembicaraan perihal dukungan 
dalam Pilpres 2019. Yusril mengatakan sikap partainya sejalan dengan Rizieq di 
mana tak akan mengambil sikap menunggu ijtimak ulama II dan sikap para ulama 
Nahdlatul Ulama.

Dalam perbincangan tersebut pun kedua sosok tersebut membincangkan soal 
keislaman Prabowo serta kubu Islamfobia dalam lingkaran pria yang kini menjadi 
capres nomor urut 02 tersebut.

"Perhatikan dalam WA di atas Rizieq yang bilang 'PS lemah tentang Islam dan 
lingkarannya pun masih banyak yang Islamphobia'," tegas Yusril menyatakan sosok 
yang mengeluarkan pernyataan terkait agama dan Prabowo itu bukan dirinya, 
melainkan Rizieq.

"Itu tulisan Rizieq sendiri dalam WA yang jejak digitalnya bisa dijadikan bukti 
yang sangat sulit untuk dibantah. Pembicaraan telepon Yusril dan Rizieq tidak 
ada rekamannya, tetapi komunikasi via WA di atas telah cukup menunjukkan bahwa 
Habib Rizieq yang menuding Yusril berbohong," sambung Yusril.


| Tangkapan layar pembicaraan Yusril-Rizieq yang dibagikan Yusril yang diterima 
CNNIndonesia.com, Rabu (3/4).  |

Dalam foto percakapan yang dibagikan Yusril, Rizieq menyebut posisi mereka 
dilematis.

"Dukungan Itjima untuk PS [Prabowo Subianto] harus berdampingan cawapres ulama 
justru karena kita tahu PS lemah tentang Islam dan lingkarannya pun masih 
banyak yang Islamophobia," kata Rizieq dalam tangkapan layar pembicaraan mereka 
via pesan instan.

Sebelumnya, pada video yang diunggah di kanal Front TV, Rizieq ditanya oleh 
Ustaz Mawardi perihal pernyataan Yusril yang terekam dalam wawancara yang 
disiarkan salah satu media massa nasional pada November 2018 terkait Prabowo 
dan agama.

Pada bagian itu pula, Mawardi mempertanyakan kepada Rizieq perihal pernyataan 
Yusril yang mengatakan sering berhubungan via telepon dengan Imam Besar FPI 
tersebut.

Menjawab itu, Rizieq membantah soal intensnya komunikasi tersebut terjadi. 
Rizieq mengklaim intensnya komunikasi itu terjadi sekitar dua tahun lalu, jauh 
sebelum proses ijtimak ulama maupun bursa peserta Pilpres 2019.

Pernyataan Rizieq itu pun disanggah Yusril.

"Perhatikan tanggal dan jam komunikasi via WA antara Yusril dan Habib Rizieq. 
Komunikasi bulan September 2018 itu belum dua tahun, lho. Nyata dalam video itu 
Habib Rizieq berbohong," tulis Yusril dalam keterangannya.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi FPI terkait sanggahan Yusril, namun belum 
mendapatkan respons.


| 
Lihat juga:
 Yusril, Macan Kasus di Pelukan Petahana |

(kid/stu)


Kirim email ke