*Bagus ada transfer duit, tetapi juga jangan dilupakan bahwa ada juga
tranfer transmigrasi miskin ke Indonesia Timur, mereka yang didatangkan ini
adalah warganegara harus juga dilayani. Ada dua jenis transmigrasi, yaitu
yang dilakukan oleh rezim dan transmigransi spontan atas usaha sendiri.
Lapangan kerja sangat terbatas. *


*Di Papua misalnya ada tambang Freeport di teluk Bituni ada itu gas yang
kontrakt export jutaan ton ke Korea Selatan, Taiwan, Jepang,Tiongkok dan
USA selama 20 tahun. *

https://beritabali.com/read/2018/01/03/201801030004/Inilah-Alasan-Indonesia-Timur-Masih-Miskin.html




*Punya Alokasi Transfer Daerah Terbesar*
*Inilah Alasan Indonesia Timur Masih Miskin*

Rabu, 03 Januari 2018 | 08:00 WITA


*Beritabali.com, Jakarta.* Badan Pusat Statistik (BPS) baru melansir data
perkembangan kemiskinan di Indonesia. Penyebaran kemiskinan menurut pulau
tidak banyak berubah, di mana angkanya masih terpusat di Indonesia Timur.



Provinsi Maluku dan Papua yang tertinggi dengan angka kemiskinan sebesar
21,23% sedangkan terendah di Kalimantan 6,18%.



Dalam periode Maret 2017 ke September 2017 jumlah penduduk miskin hanya
turun sebesar 1,19 juta orang dari 27,77 juta pada Maret 2017 jadi 26,58
juta penduduk.



Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menerangkan, untuk menanggulangi
kemiskinan, pola transfer daerah memang sudah diubah.



Di mana, daerah yang mengalami kemiskinan tertinggi akan mendapatkan
anggaran transfer lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya yang lebih
rendah angka kemiskinannya.



Namun, penggunaan efektivitas dan kapasitas sumber daya manusia dan
lain-lain di daerah tersebut masih kurang memadai.



"Sebetulnya alokasi anggarannya (untuk daerah) itu jauh lebih besar tapi
penggunaan efektifitvas dan kapasitas SDM dan lain-lain di ketiga provinsi
mungkin perlu ditingkatkan," kata Sri Mulyani di kantornya, Jakarta, Selasa
(2/1/2018).



Lebih lanjut Ani merinci, ketiga daerah yakni Provinsi Papua, Papua Barat
dan Maluku alokasi transfer daerahnya mencapai Rp81,7 triliun yang terdiri
dari Papua, Papua Barat sebesar Rp59,5 triliun serta Maluku dan Maluku
Utara sebesar Rp22,2 triliun.



"(Secara anggaran) jauh lebih besar ketimbang di Sulawesi maupun
Kalimantan. Kalimantan hanya Rp77,7 triliun. Dan, apalagi jika dibandingkan
NTT, NTB dan Bali," tuturnya. [bbn/idc/wrt]

Kirim email ke