Panggilannya Bu Tut......
Mau diberi gelar Nyuk Nya, menolak , tidak mau jadi Cuk Nya Tut..........

Pada tanggal Sel, 9 Apr 2019 pukul 14.35 Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
>
>
> *Sekarang tidak dihormati? Mengapa tidak dihormati?*
>
> https://sp.beritasatu.com/#
>
> *Jadikan Indonesia Bangsa yang Dihormati Dunia*
>
> Mbak Tutut dan Umi Waheeda binti Abdul Rahman, pimpinan Pondok Pesantren
> Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (Islamic Boarding School). ( Foto: istimewa
> )
>
>
>
> Surya Lesmana / LES Selasa, 9 April 2019 | 19:01 WIB
>
> *Bogor, Beritasatu.com* - Tokoh wanita kharismatik, Siti Hardiyanti
> Rukmana yang kerap disapa Mbak Tutut mengajak seluruh elemen bangsa untuk
> kembali menjadikan Indonesia bangsa yang dihormati dunia. Mbak Tutut
> mengingatkan, Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan berbagai potensi
> alam lainnya, pernah disegani dunia.
>
> Pernyataan Mbak Tutut yang merupakan kakak Ketua Umum Partai Berkarya
> Tommy Soeharto itu ditegaskannya saat melakukan roadshow kebangsaan ke
> Yayasan Al-Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Parung, Bogor,
> Jawa Barat.
>
> Menurut Mbak Tutut, Indonesia memiliki banyak keutamaan untuk tampil
> sebagai bangsa besar yang disegani dunia. Kekayaan alam Indonesia, di
> darat, di laut dan di dalam perut bumi begitu berlimpah. “Semua seharusnya
> menjadi jembatan emas untuk menjadi bangsa besar, setara dan dihormati
> bangsa-bangsa besar lainnya di dunia,” kata Mbak Tutut, dalam keterangan
> tertulisnya, Selasa (8/4/2019).
>
> Di hadapan para santri, putri sulung Pak Harto itu juga beramanat agar
> para santri senantiasa rajin belajar, menempa diri untuk menjadi pejuang
> bagi bangsa pada kemudian hari.
>
> “Tidak perlu minder walau (lahir) dari keluarga pas-pasan. Pak Harto
> kecil juga bukan dari keluarga berada. Jangan sia-siakan perjuangan Umi,”
> kata Mbak Tutut, menyebut Umi Waheeda binti Abdul Rahman, pimpinan Pondok
> Pesantren Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman (Islamic Boarding School).
> Sebelumnya, Umi, istri almarhum pendiri pesantren Habib Saggaf bin Mahdi
> bin Syekh Abu Bakar, adalah seorang warga negara Singapura.
>
> Merespons Mbak Tutut, Umi Waheeda menyatakan rasa kekagumannya yang tinggi
> kepada Pak Harto. Menurut Umi, Pak Harto banyak berjasa kepada bangsa
> Indonesia dengan melakukan pembangunan di segala bidang yang
> menyejahterakan seluruh bangsa.
>
> “Kita semua sangat berutang budi. Saat Bapak Soeharto menjadi presiden,
> Indonesia bukan hanya berhasil dalam pembangunan dan menyejahterakan
> rakyatnya, tetapi juga menjadi negara yang disegani dunia,” kata Umi.
>
> Pada saat itu, kata Umi, Indonesia bahkan berhasil mencapai swasembada
> beras yang diakui Badan Pangan Dunia (FAO). “Jadi, bukan justru banyak
> mengimpor beras dan merugikan para petani, rakyat kita sendiri," kata Umi..
>
> Sumber: Suara Pembaruan
>
>
> 
>

Kirim email ke