----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Mohammad Kasim 
<[email protected]>Kepada: Arya Warsitha <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Sahala Silalahi <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Rabu, 10 April 2019 09.31.37 GMT+2Judul: AS 
MENCAMPURI URUSAN TIMUR TENGAH
 Thursday ,21 July26℃ Beijing Web  indonesian.cri.cn

   
   - Home
   - Lentera
   - Blitz Asia
   - Foto
   - Travel
   - Bahasa Mandarin
   - Pedoman Muslim
 Choose a language   
   - 

AS Mencampuri Urusan Timur Tengah
2019-04-10 11:29:16  
Baru-baru ini, situasi di Timur Tengah menjadi rumit dan berbagai pihak 
berkonfrontasi, dan di belakang situasi tersebut selalu ada bayangan jelas AS. 
Hari Selasa kemarin (9/4), Israel menggelar pemilihan parlemen. Sebelumnya, 
Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuannya bahwa Israel memiliki 
kedaulatan di Tanah Tinggi Golan sehingga mendapat tentangan keras masyarakat 
internasional. Hal ini justru merupakan hadiah besar bagi Perdana Menteri 
Israel Netanyahu yang kemungkinan besar dapat terpilih kembali. Hari Senin 
(8/4) yang lalu waktu setempat, Trump mengumumkan pula bahwa AS telah 
mencatumkan Pasukan Pengawal Revolusioner Islam Iran sebagai organisasi 
teroris.. Ini merupakan pertama kalinya AS menetapkan kekuatan bersenjata suatu 
negara sebagai organisasi teroris. Kedua hal tersebut menunjukkan bahwa 
strategi AS di Timur Tengah sedang berubah dengan cepat dan tindakan 
unilateralis mungkin akan menimbulkan konflik dan merugikan perdamaian dunia.

Pada tanggal 25 Maret, Trump bersama dengan Benjamin Netanyahu yang datang 
berkunjung menandatangani sebuah komunike di Gedung Putih yang berisi pengakuan 
secara resmi kedaulatan Israel di Tanah Tinggi Golan. Pada tanggal 27 Maret, 
Dewan Keamanan membuka sidang darurat, dari seluruh 15 anggota tetap dan 
anggota tidak tetap, 14 anggota kecuali AS menyatakan menentang. Liga Arab 
mengajukan protes keras terhadap aksi unilateral AS. Sekjen PBB, Wakil Senior 
Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan dan Ketua Komisi Uni 
Afrika bersama menghadiri pertemuan puncak Liga Arab untuk menyatakan dukungan 
mereka kepada negara-negara Arab.

   Sejak Trump memangku jabatan sebagai Presiden AS, Golongan Elang mulai 
mengontrol dominasi kebijakan Timur Tengah. Dalam keadaan kekuatan Israel yang 
mulai stabil dan Palestina yang terus terpojok, AS tidak menjadikan pendorongan 
proses perdamaian Palestina-Israel sebagai titik berat, melainkan memperkuat 
Israel dan mengisolasi Iran sebagai inti kebijakannya di Timur Tengah.

   Di kawasan Timur Tengah, pengaruh Iran terhadap situasi kawasan semakin 
besar dan ini sangat membuat panas AS. Kini, pemerintah Trump mengumumkan 
Pasukan Pengawal Revolusioner Islam Iran sebagai organisasi teroris dan ini 
menunjukkan bahwa sanksi terhadap Iran akan meningkat kembali.

   Tindakan AS itu pada taraf tertentu telah menerobos garis merah Iran dan ini 
akan mendatangkan keguncangan terhadap situasi kawasan secara kontinu. 
Perbuatan AS itu mengundang kecaman keras Iran. Dewan Keamanan Nasional 
Tertinggi Iran pada Senin malam yang lalu (8/4) dalam pernyataannya menunjukkan 
bahwa perbuatan AS itu ilegal dan berbahaya, sementara itu juga mengumumkan 
tentara Markas Besar Sentral AS di Asia Barat sebagai organisasi teroris. Dapat 
diprediksi bahwa konfrontasi langsung antara AS dan Iran akan meningkat secara 
menyeluruh, sedangkan dukungan AS kepada wilayah dan militer Israel juga akan 
diperluas lebih lanjut.
Komentar0/150Kirim   
   - 
   - 
   - 
   - 
More>Terpopuler   
   - Pemandangan Indah di Pantai Kota Xingcheng, Tiongkok
   - Xi Jinping Temui Pangeran Andrew Edward
   - Xi Jinping Sebut Tiongkok Akan Berkembang dalam Lingkungan Keterbukaan
   - Xi Jinping Memimpin Sidang Pertama Komisi Pekerjaan Urusan Luar Negeri 
Komite Sentral PKT
   - Tiongkok Siap Berikan Pembalasan Terhadap Tarif Impor Baru AS
   - Wang Yi Temui Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho

© China Radio International.CRI. All Rights Reserved.

16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040


-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
  

Kirim email ke