http://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/1665-antusiasme-yang-membanggakan
/*Antusiasme yang Membanggakan*/
Penulis: *Media Indonesia* Pada: Selasa, 16 Apr 2019, 05:00 WIB
Editorial MI <http://mediaindonesia.com/editorials>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/1665-antusiasme-yang-membanggakan>
<http://twitter.com/home/?status=http://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/1665-antusiasme-yang-membanggakan>
SUKSES atau tidaknya pemilihan umum salah satunya bisa diukur dari
antusias tidaknya masyarakat. Ada harapan kuat bahwa Pemilu 2019 yang
tinggal sehari menuju titik kulminasi pun sukses besar karena ada
antusiasme tinggi dalam diri pemilih untuk menggunakan hak pilih.
Antusiasme itu setidaknya jelas terlihat dalam pemungutan suara di luar
negeri. Berbeda dengan di dalam negeri yang baru berlangsung besok,
pencoblosan untuk warga negara Indonesia di negeri orang sudah
berlangsung sejak 8 April hingga 14 April. Pemungutan suara dilakukan
lewat pos ataupun langsung di TPS.
Luar biasa, frasa itu rasanya tak mengada-ada untuk menggambarkan
antusiasme WNI di mancanegara. Mereka begitu bersemangat menggunakan hak
pilih. Beragam rintangan yang menghadang tak mampu menghalangi kuatnya
keinginan mereka untuk menjatuhkan pilihan.
Di Finlandia dan Polandia, udara dingin menusuk tulang tak kuasa
memadamkan gairah pemilih untuk menggunakan hak pilih. Di Turki, warga
Indonesia berbondong-bondong mendatangi TPS di Ankara. Di antara mereka
bahkan harus menempuh perjalanan sejauh 900 km hingga 1.400 km.
Di sejumlah negara, pemilih juga mesti antre berjam-jam dari subuh untuk
bisa memilih. Meski demikian, mereka rela menapaki segala kendala demi
menggunakan hak yang diberikan negara.
Tingkat partisipasi di hampir seluruh negeri tempat mereka kini
berdomisili pun melambung tinggi. Di Hongaria, misalnya, tingkat
partisipasi tembus 95%, nyaris 100%. Di Berlin, Jerman, 93,7% pemilih
menggunakan hak pilih. Malahan di Brasilia, Brasil, seluruh WNI yang
berhak memilih menggunakan hak pilih mereka.
Sayangnya, antusiasme yang begitu tinggi tak diimbangi kesiapan tingkat
tinggi oleh penyelenggara pemilu yang berujung pada hilangnya hak pilih
warga. Di Sydney, Australia, bahkan muncul petisi menuntut pemungutan
suara ulang karena ratusan pemilih tak dapat mencoblos meski sudah antre
hingga pukul enam sore waktu setempat. Petisi sudah diteken puluhan ribu
orang.
Tingginya antusiasme pemilih di luar negeri ialah kabar menggembirakan,
sangat menggembirakan, juga membanggakan. Ia penanda bahwa Pemilu 2019
untuk memilih para legislator serta presiden dan wakil presiden secara
berbarengan sangat dinantikan.
Antusiasme pemilih di luar negeri tak cuma memperlihatkan tingginya
gairah masyarakat menggunakan hak, tapi juga sesungguhnya menunjukkan
pula besarnya rasa tanggung jawab rakyat. Dengan memilih para pemimpin,
mereka telah ikut menentukan arah Republik ini ke depan.
Kita berharap, sangat berharap, antusiasme luar biasa para pemilih di
mancanegara menular ke para pemilih di Indonesia. Pemilih dalam negeri
jelas jauh lebih menentukan karena jumlah mereka berlipat-lipat lebih
banyak yakni 190 juta lebih berbanding 2 jutaan pemilih luar negeri.
Inilah saatnya rakyat menjadi subjek, menjadi majikan yang berhak
menentukan siapa saja yang layak menjadi pelayan masyarakat. Inilah
momentum bagi rakyat menunjukkan rasa tanggung jawab agar perjalanan
bangsa berada di trek yang benar hingga lima tahun mendatang.
Menggunakan hak pilih ialah ritual menggembirakan sehingga wajib
dijauhkan dari suasana yang menakutkan dan dihindarkan dari provokasi
atau intimidasi. Kita pun menyambut baik tekad negara melalui aparat
keamanan untuk menjamin keamanan bagi setiap warga dari rumah hingga TPS.
Karena itu, tidak ada alasan bagi setiap pemilih untuk tidak menggunakan
hak pilih. Menjadi keniscayaan pula bagi penyelenggara pemilu untuk
menjamin setiap pemilih bisa menggunakan haknya. Jangan ada persoalan
seperti yang terjadi di luar negeri sehingga pemilu dan hasil pemilu
yang menghabiskan biaya sekitar Rp25 triliun ini betul-betul mendapatkan
legitimasi.
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/1665-antusiasme-yang-membanggakan>
<http://twitter.com/home/?status=http://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/1665-antusiasme-yang-membanggakan>