Ini suatu kemajuan besar, buaya akan memperbaiki jalan yang rusak.

https://www.jawapos.com/jpg-today/15/04/2019/jalan-tak-kunjung-diperbaiki-warga-lepaskan-seekor-buaya/
*Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Lepaskan Seekor Buaya*

INDONESIA TIMUR <https://www.jawapos.com/location/indonesia-timur/>

BERITA DI SEKITAR ANDA <https://www.jawapos.com/jpg-today/>

15 April 2019, 10:50:35 WIB

*Warga melepaskan seekor buaya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Dulalowo,
Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pelepasan buaya itu sebagai bentuk
protes warga terhadap jalan yang rusak. Ketika hujan jalan jadi kubangan
(Natha/Gorontalo Post/Jawa Pos Group)*

   -


*JawaPos.com* – Masyarakat Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo melakukan
protes terhadap jalan yang sudah 10 tahun tak kunjung diperbaiki. Protes
itu dilakukan dengan cara ekstrem. Mereka melepaskan seekor buaya di Jalan
Sulawesi.

Pantauan *Gorontalo Post (Jawa Pos Group)*, sekitar Pukul 11.00 Wita,
masyarakat sekitar Jalan Sulawesi melepaskan satu ekor buaya dengan panjang
kurang lebih 1,70 meter di jalan yang terendam air pasca hujan. Pelepasan
buaya itu berlangsung sekitar tiga jam. Masyarakat pengguna jalan yang
hendak melewati jalan tersebut pun ada yang tertawa melihat buaya yang
dilepaskan di jalan dan ada pula yang takut, karena ada buaya berkeliaran
di jalan.

Warga melepaskan seekor buaya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Dulalowo,
Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pelepasan buaya itu sebagai bentuk
protes warga terhadap jalan yang rusak. Ketika hujan jalan jadi kubangan
(Natha/Gorontalo Post/Jawa Pos Group)

Romy Pakaya, salah seorang warga sekitar, kepada Gorontalo Post menjelaskan
bahwa aksi itu merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap pemerintah
yang terkesan enggan untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Sudah hampir 10 tahun sejak pemilihan gubernur, kemudian diteruskan dengan
pemilihan wali kota, dan kini sudah dekat pemilihan presiden dan
legislatif, jalan kami belum diperbaiki. Justru ruas jalan yang memang
tidak separah ini, sekarang sudah diperbaiki semua,” tegasnya.

Warga melepaskan seekor buaya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Dulalowo,
Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pelepasan buaya itu sebagai bentuk
protes warga terhadap jalan yang rusak. Ketika hujan jalan jadi kubangan
(Natha/Gorontalo Post/Jawa Pos Group)

Oleh karena itu, kata Romy Pakaya yang didampingi warga lainnya, langkah
itu diambil agar pemerintah segera memperbaiki jalan Sulawesi. Jika memang
tidak diperhatikan, maka jalan ini akan dijadikan kubangan buaya.

Lebih dari itu, Romy bersama warga sekitar mengancam akan melepaskan buaya
yang lebih besar lagi.

“Kami sudah mengadukan hal ini kepada pemerintah kelurahan. Pada saat
menjelang Pilawako, jalan ini sudah sempat ditimbun, tapi pekerjaannya
bukan dituntaskan malah lebih parah dari sebelumnya. Oleh karena itu,
setiap kali hujan pasti ada genangan air dan becek. Ketika musim panas,
kami setiap hari makan abu. Kami hanya berharap agar pemerintah bisa
menindaklanjuti keluhan kami ini dengan cepat dan tuntas,” harap warga
diseputaran Jalan Sulawesi ini.

Warga melepaskan seekor buaya di Jalan Sulawesi, Kelurahan Dulalowo,
Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo. Pelepasan buaya itu sebagai bentuk
protes warga terhadap jalan yang rusak. Ketika hujan jalan jadi kubangan
(Natha/Gorontalo Post/Jawa Pos Group)

Kirim email ke