https://nasional.tempo.co/read/1197078/prabowo-deklarasi-kemenangan-lagi-sandiaga-hadir-sambil-terdiam/full&view=ok
Prabowo Deklarasi Kemenangan Lagi, Sandiaga
Hadir Sambil Terdiam
Reporter:
Budiarti Utami Putri
Editor:
Amirullah
Kamis, 18 April 2019 18:43 WIB
Untuk kedua kalinya, calon presiden Prabowo Subianto mendeklarasikan
kemenangannya di pemilihan presiden 2019. Kali ini calon wakil presiden
Sandiaga Uno ikut dalam deklarasi yang berlangsung di depan rumah
Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019.
TEMPO/Budiarti Utami Putri
<https://statik.tempo.co/data/2019/04/18/id_835393/835393_720.jpg>
Untuk kedua kalinya, calon presiden Prabowo Subianto mendeklarasikan
kemenangannya di pemilihan presiden 2019. Kali ini calon wakil presiden
Sandiaga Uno ikut dalam deklarasi yang berlangsung di depan rumah
Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019.
TEMPO/Budiarti Utami Putri
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo
<https://www.tempo.co/tag/prabowo> Subianto untuk ketiga kalinya
mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019. Kali ini, calon wakil
presiden Sandiaga Uno hadir dalam deklarasi tersebut.
Baca: Pimpinan Koalisi Merapat ke Rumah Prabowo di Kertanegara
<https://pilpres.tempo.co/read/1197037/pimpinan-koalisi-merapat-ke-rumah-prabowo-di-kertanegara>
Deklarasi berlangsung di teras rumah Prabowo, Jalan Kertanegara 4,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 18 April 2019 sekitar pukul
17.30 WIB. Deklarasi digelar selang beberapa menit Sandiaga tiba rumah
Ketua Umum Partai Gerindra itu.
"Hari ini saya Prabowo Subianto menyatakan bahwa saya dan Sandiaga Uno
mendeklarasikan sebagai presiden dan wakil presiden tahun 2019-2024,
berdasarkan perhitungan lebih dari 62 persen /real count/ dan C1 yang
telah kami rekapitulasi," kata Prabowo.
Mikrofon sempat mati saat Prabowo mengucapkan deklarasi ini. Dia pun
memutuskan mengulang kalimat tersebut dari awal. Dalam deklarasi ini,
massa pendukung Prabowo yang berkumpul di luar pagar rumah Prabowo
sontak meneriakkan takbir.
Prabowo mengatakan, deklarasi dilakukan lebih cepat lantaran kubunya
memiliki bukti kemenangan di berbagai daerah, mulai dari desa hingga
kecamatan di seluruh Indonesia.
Prabowo mengajak pendukungnya yang berasal dari berbagai kalangan,
mulai dari partai koalisi, ulama, relawan, tokoh agama, milenial,
emak-emak dan bapak-bapak militan untuk bersyukur kepada Tuhan.
Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ini juga berpesan agar
kemenangan itu tak menjadikan mereka jumawa. Dia berujar inilah saatnya
mempererat persaudaraan. Prabowo juga berujar akan menyambung hubungan
dengan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.
"Seperti yang dikatakan oleh Pak Jokowi, agar rantai yang putus segera
disambung kembali. Sehingga tentu, saya dan Saudara Sandiaga Uno akan
tetap bersahabat dengan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin dan semua
jajaran 01," kata Prabowo.
Namun sepanjang deklarasi, Sandiaga hanya diam. Pandangan matanya
tertuju pada kertas pidato yang dipegang Prabowo. Mengenakan kaos biru,
Sandiaga tak terlihat senyum sama sekali.
Rambut Sandiaga yang biasanya disisir rapi, juga tampak dibiarkan
berantakan. Pada deklarasi sebelumnya Sandiaga tidak hadir dikabarkan
karena sakit cegukan. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu hanya
membuka mulutnya untuk mengucapkan kalimat takbir "Allahu Akbar" dan
"merdeka" yang dikomandoi Prabowo.
Sandiaga sempat mengangkat tangannya pendek hingga di depan diafragma,
membentuk pose dua jari dengan telunjuk dan jempol saat berucap Allahu
Akbar dan mengepal saat mengucap merdeka. Prabowo dan tokoh-tokoh lain
tampak mengangkat tangan mereka tinggi-tinggi.
Sandiaga juga tak merespons awak media yang berteriak memintanya
memberikan pernyataan. Saat berfoto, dia menarik bibirnya dan tersenyum
tipis.
Beberapa tokoh yang hadir dalam deklarasi ini di antaranya Ketua Dewan
Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais, Presiden Partai Keadilan
Sejahtera Sohibul Iman, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan,
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.
Baca: Isu Perseteruan Prabowo dan Sandiaga Beredar, Ini Penjelasan BPN
<https://pemilu.tempo.co/read/1197018/isu-perseteruan-prabowo-dan-sandiaga-beredar-ini-penjelasan-bpn>
Kemudian Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri,
Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Ketua Badan
Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, Ketua Gerakan
Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Muhammad Martak, Wakil
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain, dan lainnya.
Dalam deklarasi kemenangan pada Rabu malam, 17 April 2019, Prabowo tak
didampingi Sandiaga. Spekulasi pun muncul atas ketidakhadiran
Sandiaga tersebut. Misalnya ada pertengkaran antara Prabowo dan
Sandiaga. Belakangan timses kubu 02 itu menjelaskan bahwa ketidakhadiran
itu karena alasan kesehatan Sandiaga yang mengalami cegukan sejak pagi
hingga malam hari.
------------------------------------------------------------------------