Lalu, ... dimana salah Veronika Sintha mendukung inisiatif "Satu Sabuk
Satu Jalan", khususnya bagi Indonesia???
Tatiana Lukman 於 20/4/2019 0:23 寫道:
Ya, jelas, sarjana yang mengabdi kelas penguasa. Jelas mereknya: CSIS !!
On Friday, April 19, 2019, 5:01:10 PM GMT+2, ChanCT
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Sarjana Indonesia Nilai Positif Inisiatif “Sabuk dan Jalan”
日期: Fri, 19 Apr 2019 14:17:21 +0800
從: ChanCT <[email protected]> <mailto:[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
<mailto:[email protected]>
Sarjana Indonesia Nilai Positif Inisiatif “Sabuk dan Jalan”
http://indonesian.cri.cn/20190419/3377d3e7-f0a7-2ac3-68e9-9aae48523ad1.html
2019-04-19 10:50:57
Inisiatif “sabuk dan jalan” menganjurkan kerja sama, gagasan
konsultasi bersama, pembangunan bersama dan pembagian bersama
mengundang perhatian umum, efek langsungnya ialah mendorong
perkembangan bersama. Penanggung jawab Pusat Penelitian Strategi dan
Masalah Internasional Indonesia (CSIS) Veronika Sintha menyatakan,
“persoalan ditangani melalui konsultasi” yang dianjurkan dalam
inisiatif “sabuk dan jalan” patut dihargai.
Veronika Sintha berpendapat, infrastruktur di Indonesia relatif
terbelakang, taraf perkembangan ekonomi relatif rendah, laju
pertumbuhannya kurang cepat. Sudah tiba saatnya bagi Indonesia untuk
mengusahakan perkembangan melompat dengan memanfaat peluang “sabuk dan
jalan”, untuk selanjutnya merealisasi saling menguntungkan dan menang
bersama.
Sebagai tempat asal pembangunan “jalan sutra maritim abad ke-21”,
Indonesia dan Tiongkok pada tahun 2018 telah menandatangani memorandum
saling pengertian (MoU) untuk mendorong pembangunan “sabuk dan jalan”
dengan “poros maritim dunia”, secara resmi berpartisipasi dalam
lingkaran teman “sabuk dan jalan”.
Tiongkok dan Indonesia masing-masing mengambil cara operasi
marketisasi yang saling menguntungkan, kerja sama pragmatis di
berbagai bidang mencapai hasil, sejumlah infrastruktur penting yang
dibangun oleh perusahaan modal Tiongkok mulai beroperasi. Duta Besar
Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian mengatakan, kerja sama “sabuk dan
jalan” telah mendorong investasi dan kerja sama bagi Indonesia dengan
membawa peluang dan impian, membawa perkembangan dan kemajuan serta
membawa harapan, tidak saja “melukiskan gambar biru” bagi perkembangan
Indonesia, tetapi juga telah “mewujudkan impian kecil bagi keluarga
biasa dan peserta pembangunan”.
alt
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
不含病毒。www.avg.com
<http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
<#DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com