KPU resmikan pusat informasi rekapitulasi suara Pemilu 2019
Sabtu, 20 April 2019 14:07 WIB
KPU resmikan pusat informasi rekapitulasi suara Pemilu 2019
Siluet Ketua KPU RI Arief Budiman (kiri) dan Ketua Bawaslu RI Abhan
Misbah (kanan) di depan layar monitor yang menampilkan hasil hitung
suara Pilpres 2019 di kantor KPU RI, Jakarta, Sabtu (20/4/2019).
(Sugiharto Purnama)
*Ruangan ini silahkan dimanfaatkan oleh para stakeholder pemilu*
Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU)
RI Arief Budiman meresmikan ruang pusat informasi penghitungan suara dan
rekapitulasi suara Pemilu 2019 sebagai wadah publik dalam mengetahui
berbagai perkembangan informasi terbaru pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Mulai hari ini sampai dengan nanti jadwal akhir rekapitulasi di tingkat
nasional tanggal 22 Mei 2019, ruangan ini terbuka untuk publik," kata
Arief Budiman dalam konferensi pers di kantornya, di Jakarta, Sabtu.
Ruangan ini terletak di halaman gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol,
Menteng, Jakarta Pusat.
Terdapat beberapa layar monitor yang menampilkan data realtime terkait
hasil hitung cepat yang dilakukan KPU Kabupaten dan Kota berdasarkan
hasil penghitungan suara yang dilakukan di masing-masing TPS.
"Ruangan ini silahkan dimanfaatkan oleh para stakeholder pemilu," ujarnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pihaknya membuka diri dalam menerima
kritik dan saran apabila terjadi kesalahan pemasukan data hasil
penghitungan cepat Pemilu 2019 tersebut.
"Kami akan melakukan pengecekan apabila terjadi kesalahan input data,
kemudian melakukan perbaikan berdasarkan dokumen yang ada," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia
(Bawaslu RI) Abhan Misbah berharap pelaksanaan hasil penghitungan dan
rekapitulasi secara nasional oleh KPU RI itu berjalan tertib.
Apabila nanti ada keberatan yang disampaikan oleh para saksi, lanjut
dia, bisa diselesaikan pada level bawah dengan menyertakan bukti sah dan
dapat dipertanggungjawabkan.
"Ketika ada catatan keberatan, maka bisa diselesaikan pada level paling
bawah. Jangan menunda persoalan, tidak diselesaikan di bawah, tapi
menjadi residu nanti di tingkat atas," pesannya.
Merujuk situs resmi pemilu2019.kpu.go.id milik KPU RI hingga pukul 13.30
WIB, 20 April 2019, data perhitungan suara Pilpres 2019 yang masuk
berasal dari 37.818 dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh
Indonesia dan juga luar negeri.
Hasil hitung suara sementara itu menyebutkan, Jokowi-Ma'ruf meraih suara
terbanyak dibandingkan lawannya Prabowo-Sandi.
Jokowi-Ma'ruf meraih 54,88 persen dengan jumlah perolehan 3,97 juta
suara, sedangkan Prabowo-Sandi meraih 45,12 persen dengan jumlah
perolehan 3,26 juta suara.
Adapun data Pileg 2019 menyebutkan perhitungan suara yang masuk berasal
dari 17.525 dari total 813.350 TPS yang tersebar di seluruh Indonesia
dan juga luar negeri.
PDIP meraih suara terbanyak dengan perolehan 20,57 persen, lalu posisi
kedua ditempati Golkar dengan perolehan suara 13,34 persen dan tempat
ketiga diisi oleh Gerinda yang meraih 11,09 persen suara.
Data itu bersumber dari Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng)
yang merupakan penghitungan resmi KPU RI menggunakan pemindaian form C1
dari setiap TPS di luar negeri dan 34 provinsi di Indonesia.
*Baca juga:TKN: parpol anggota KIK kawal rekapitulasi suara pemilu
<https://www.antaranews.com/berita/837238/tkn-parpol-anggota-kik-kawal-rekapitulasi-suara-pemilu>
Baca juga:PDIP ajak semua pihak kawal penghitungan suara riil pemilu
2019
<https://www.antaranews.com/berita/837027/pdip-ajak-semua-pihak-kawal-penghitungan-suara-riil-pemilu-2019>
Baca juga:KPU buka layanan pengaduan data Situng
<https://www.antaranews.com/berita/837334/kpu-buka-layanan-pengaduan-data-situng>*
Pewarta: Sugiharto Purnama, M Arief Iskandar
Editor: Junaydi Suswanto
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com