Menurut kepala staf kepresidenan, istana belum lihat indikasi akan ada kericuhan, tapi mengakui ada masyarakat yang gamang. Gamang karena kepepet? ...... Kalau Pasukan Turun Harus Merasa Nyaman, Jangan Ketakutan https://nasional.kompas.com/read/2019/04/23/12584181/istana-kalau-pasukan-turun-harus-merasa-nyaman-jangan-ketakutan
On Thursday, April 25, 2019, 2:22 PM ajeg wrote:Semua alat negara bersenjata adalah anak kandung Rakyat. Ketika Ibu Pertiwi memanggil mereka pasti datang dengan cinta dan nyawa. Lebih baik pulang nama daripada Bunda bersusah hati. Baju cokelat ini dipanggil oleh ibuk yang mana...? Hati-hati, dengar dan kenali suara Ibu Pertiwi. Bedakan dengan bunyi ibuk yang lain. --- ilmesengero@... wrote: Apa yang menbuat aparat bersenjata dari daerah dikirim ke Jakarta? https://www.siwalimanews.com/post/2_ssk_brimob_polda_maluku_dikirim_ke_jakart Tuesday, 23 April 2019 2 SSK Brimob Polda Maluku Dikirim ke Jakarta Abon - Dua satuan setingkat kompi (SSK) atau sekitar 200 personil Brimob Maluku dikirim guna mengamankan ibukota negara Jakarta. Pengiriman bantuan personil Brimob Polda Maluku itu berdasarkan permintaan Mabes Polri untuk back up pengamanan Jakarta dan ratusan personel itu sudah diberangkatkan ke Jakarta Senin (22/4) pagi. Kapolda Maluku, Irjen Royke Lumowa mengatakan, pengiriman dua SSK Brimob merupakan tindakan antisipasi untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. "Tadi pagi (Senin-Red) 2 SSK Brimob sudah diberangkatkan ke Jakarta. Tujuan keberangkatan personil dari Maluku adalah mengantisipasi jika ada hal-hal yang tidak di inginkan, dan ini permintaan langsung dari Mabes,” ujar Kapolda.
