Survei UKRI: Prabowo-Sandi unggul berdasarkan form C1 
https://jabar.antaranews.com/berita/93805/survei-ukri-prabowo-sandi-unggul-berdasarkan-form-c1
  Kamis, 25 April 2019 18:32 WIB
 Direktur Lapitek UKRI Rochmanizar Setiadi saat memaparkan hasil survei, di 
Kampus UKRI Jalan Halimun Kota Bandung, Kamis. (Dok ASJ)

 Bandung (ANTARA) - Survei yang dilakukan oleh Lembaga Afiliasi Pengetahun Ilmu 
dan Teknologi (Lapitek) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), 
berdasarkan form C1 dari 8.000 TPS di 34 provinsi menyatakan Pasangan Prabowo 
Subianto-Sandiaga Uno unggul dibandingkan Pasangan Jokowi-Amin.

"Dari 34 yang ada, hasilnya 11 provinsi berharap Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin 
menjadi pemimpin Indonesia untuk lima tahun ke depan. Sisanya atau 23 provinsi 
berharap sosok baru yang memimpin Indonesia yakni berharap ke pasangan nomor 
nol dua," kata  Direktur Lapitek UKRI Rochmanizar Setiadi, di Kampus UKRI Jalan 
Halimun Kota Bandung, Kamis.

Rochman menuturkan berdasarkan survei form C1 yang dihimpun oleh para relawan 
UKRI dari 8 ribu TPS diketahui hasil bahwa pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga 
Uno meraih 62,20 persen, sedangkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin 35,90 persen. 

Form C1 plano yang paling banyak masuk ke kami dari wilayah barat. Hasilnya 
penelitiannya 62,20 persen untuk pasangan 02 dan 35,90 untuk pasangan 01," kata 
dia.

Dia mengatakan metode penelitiannya untuk survei ini menggunakan multi stage 
random sampling dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. 

Menurut dia survei ini adalah tahapan akhir dari survei sebelumnya terkait 
harapan masyarakat terhadap pemimpin di masa yang akan datang. 

Survei ini, lanjut dia, melibatkan 10.252 relawan di seluruh wilayah Indonesia 
yamg menjangkau lebih dari 8.000 lokasi. 
Margin of Error surei ini diangka 2,46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 
persen.

Sementara itu, Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia Boyke Setiawan 
menambahkan survei tersebut telah memenuhi syarat metodologi ilmiah dengan dan 
hasilnya bisa dipertanggungjawabkan, terlebih ditunjang dengan sarana yang 
memadai.

"Saat ini kami punya fakultas teknik informatika, fasilitas sambungan internet 
200 Mbps, jaringan relawan yang banyak dan ahli survei yang kompeten," kata dia.

Baca juga: 6 lembaga survei dilaporkan ke Bareskrim Polri 
https://jabar.antaranews.com/berita/93015/6-lembaga-survei-dilaporkan-ke-bareskrim-polri

Baca juga: KPU: lembaga survei patuhi aturan publikasi hitung cepat 
https://jabar.antaranews.com/berita/92733/kpu-lembaga-survei-patuhi-aturan-publikasi-hitung-cepat
 
 
 Pewarta : ASJ
Editor : Ajat Sudrajat 
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kirim email ke