*Mesti ada alasan yang menyebabkan kematian sekian banyak pekerja pemilu yang terus bertambah. Apakah ada pemilih juga yang mati? Kalau para caleg mati itu soal biasa, sebab mereka yang tidak punya banyak fulus meminjam untuk kampanye, tetapi ternyata gagal untuk dipilih menduduki kursi empuk pemberi rejeki, maka bisa jadi jantungnya berdetuk-detak karena memikir bagaimana harus melunasi hutangnya. Kalau hal ini terus menjadi pikiran bisa snewen, gila dan tentunya mati karena serangan jantung atau radang otak. Seingat saya pada pemilu-pemilu yang lalu di beberapa rumah sakit disediakan tempat untuk mereka yang mempunyai masalah kesehatan berkaitan dengan Pemilu . Apakah kali ini juga di sediakan tempat di rumahsakit? Walahualam; hanya iblis dan seythan serta gendruwo yang tahu,mengapa terjadi korban. Amin.*
On Fri, Apr 26, 2019 at 12:57 AM kh djie <[email protected]> wrote: > Yang dinyatakan 225 orang meninggal itu dalam tugas berapa hari ? > Lha kok masih bisa bertambah terus ? > > > > Pada tanggal Kam, 25 Apr 2019 pukul 22.17 Sunny ambon > [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > >> >> >> >> *Apakah kertas pemilihan umum berancun yang membuat sekian banyak petugas >> mati dan sakit?* >> >> >> >
