Waktu Marcos diturunkan dan dilarikan ke Hawai, kebetulan saya berada di Manila dan mempunyai kesempatan melihat Istananya. Kelihatan istana itu tidak semogah seperti istana di Europa. Saya belum pernah masuk Istana gubernur jeneral Hindia Belanda yang sekarang dijadikan istana presiden NKRI. Jadi tidak bisa membandingkan kemegahan istana kedua negara tetangga.
Kalau hemat saya istana di Manila itu biasa saja terkecuali ada krista lampu kristal yang dibuat di Chekoslowakia, kelihatan banyak sepatu Imelda. Menurut teman yang menemani saya dia bilang jendela istana itu bullet proof. Dibuat demikian karena letak istana dekat dengan sungai. Waktu itu dilarang membawa camera ke dalam istana jadi tidak bisa dibuat gambar.
