https://mediaindonesia.com/read/detail/232355-raihan-suara-jokowi-amin-semakin-tidak-tertandingi
/*Raihan Suara Jokowi-Amin semakin Tidak
*/
/*Tertandingi*/
Penulis: *Insi Nantika Jelita* Pada: Minggu, 28 Apr 2019, 07:30 WIB
Politik dan Hukum <https://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<https://www.facebook.com/share.php?u=https://mediaindonesia.com/read/detail/232355-raihan-suara-jokowi-amin-semakin-tidak-tertandingi>
<https://twitter.com/home/?status=Raihan Suara Jokowi-Amin semakin
Tidak Tertandingi
https://mediaindonesia.com/read/detail/232355-raihan-suara-jokowi-amin-semakin-tidak-tertandingi
via @mediaindonesia>
Raihan Suara Jokowi-Amin semakin Tidak Tertandingi
<https://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/04/e410b0b0508cab26e7ae7495e992826c.jpg>
/Dok. KPU/
Capres dan cawapres 01 Jokowi-KH Ma'aruf Amin
KEMAJUAN data hitung manual (real count) KPU untuk Pilpres 2019 sudah
mencapai 42,49%. Hingga pukul 16.00 WIB kemarin telah masuk 345.635 data
dari 813.350 tempat pemungutan suara (TPS).
Pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menangguk suara
36.601.485 dengan persentase 56,38%, sedangkan pasangan calon nomor urut
02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraup suara 28.320.490 dengan
persentase 43,62%. Berdasarkan data sementara tersebut, kedua pasangan
calon terpaut 8 juta suara lebih.
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace
Hasan Syadzily, meminta semua pihak tidak asal menyebut ada kecurangan
pemilu tanpa data dan bukti.
"Jangan asal cuap di media. Semua kecurangan bisa diadukan secara
berjenjang. Ke Bawaslu lalu di MK, tetapi dengan bukti yang kuat," kata
Ace, kemarin.
Sebelumnya, Wakil Direktur Saksi TKN, Lukman Edy, menyatakan indikasi
tidak adanya kecurangan dalam Pemilu 2019 juga tecermin dari
perbandingan hasil penghitungan sementara KPU, TKN, dan hitung cepat.
"Yang berbeda itu hanya klaim BPN menang 62%. Apakah benar mereka punya
pusat penghitungan suara. Kalau mereka buka, publik bisa tahu mana yang
akurat," ungkap Lukman.
Hingga kemarin Jokowi-Amin unggul di Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, DI
Yogyakarta, Sulawesi Utara, Papua, dan di luar negeri. Di Jawa Tengah
Jokowi-Amin unggul dengan raihan 8.071.977 suara jika dibandingkan
dengan Prabowo-Sandi yang mendapatkan 2.396.627 suara.
Sementara itu, Prabowo-Sandi berjaya di Sumatra Barat, Sumatra Selatan,
Jambi, Aceh, Banten, NTB, Sulawesi Selatan, Bengkulu, dan Riau. Di
Sumbar Prabowo unggul 1.762.632 suara jika dibandingkan dengan Jokowi
271.932 suara.
Proses penghitungan suara manual Pilpres 2019 dilakukan secara
berjenjang. Mulai dihitung dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara
(KPPS) di TPS kemudian dilanjutkan rekapitulasi di tingkat kecamatan
pada 18 April-5 Mei 2019.
Setelah itu, rekapitulasi suara Pilpres 2019 berlanjut ke tingkat
kabupaten/kota pada 20 April-8 Mei 2019. KPU akan menetapkan hasil akhir
pilpres tingkat nasional pada 22 Mei 2019.
Dalam Situng KPU, data yang ditampilkan berdasarkan angka yang tercantum
dalam salinan formulir C1 dari hasil penghitungan suara di TPS. Jika
terjadi perbedaan antara angka yang tertulis dan yang tercantum dalam
salinan formulir C1 akan diperbaiki segera.
Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi,
Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan pihaknya terus mengawal
rekapitulasi suara untuk menghindari kecurangan.
"Kami sedang mengumpulkan banyak fakta (kecurangan) yang dilakukan
terstruktur, sistematis, dan masif," tandas Dahnil. (Ins/Ant/X-3)