-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Pembangunan Sabuk dan Jalan Akan Menyejahterakan Rakyat Berbagai
Negara
日期: Sun, 28 Apr 2019 13:56:03 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
Pembangunan Sabuk dan Jalan Akan Menyejahterakan Rakyat Berbagai Negara
http://indonesian.cri.cn/20190428/b406c531-378f-ac32-e0e6-be1bf0723894.html
2019-04-28 11:08:05
Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri upacara pembukaan Forum Tingkat
Tinggi Kerja Sama Internasional Sabuk dan Jalan (BRF) ke-2 di Beijing,
serta menyampaikan pidatonya yang berjudul “Ciptakan Masa Depan Indah
Pembangunan Bersama Satu Sabuk Satu Jalan” pada Hari Jumat lalu (26/04).
Xi Jinping menunjukkan, ke depannya, berbagai pihak akan mendorong
pembangunan Sabuk dan Jalan ke arah pembangunan yang bermutu tinggi, dan
membentuk kemitraan interkonektivitas global. Dirinya juga mengumumkan
lima langkah Tiongkok dalam mendorong keterbukaan yang lebih tinggi.
Presiden Xi Jinping mengajukan 3 saran mengenai pendorongan pembangunan
Sabuk dan Jalan. Pertama, harus berpegang pada prinsip konsultasi
bersama, pembangunan bersama, dan pembagian bersama. Selama 6 tahun
dilaksanakannya proyek Inisiatif Sabuk dan Jalan (BRI), prinsip ini
telah terbukti merupakan hukum emas dalam pembangunan Sabuk dan Jalan.
Kedua ialah berpegang pada ide terbuka, hijau dan bersih. Ketiga ialah
harus mewujudkan target berstandar tinggi, menyejahterakan rakyat dan
berkelanjutan. Hal ini menandakan bahwa usaha yang dilakukan Tiongkok
bertujuan untuk menghapuskan kecurigaan berbagai pihak, agar mereka
dapat aktif berpartisipasi dalam pembangunan Sabuk dan Jalan.
Interkonektivitas adalah kunci dalam pembangunan Sabuk dan Jalan. Dalam
BRF kali ini, Presiden Xi Jinping mengimbau hendaknya menguasai peluang
perkembangan digitalisasi, jaringan dan kecerdasan, membina jalur sutra
yang digital dan inovasi. Hal ini berarti interkonektivitas bukan hanya
berada di bidang infrastruktur, juga akan mencakup bidang internet.
Presiden Xi Jinping menunjukkan agar selalu bertolak dari sudut pandang
pembangunan untuk menyelesaikan masalah ketidakseimbangan dalam proses
pembangunan Sabuk dan Jalan.
Xi Jinping berulang kali menyebutkan kata pertukaran dalam pidatonya.
Hal itu menandakan bahwa ke depannya, kerja sama pragmatis akan
cenderung ke bidang kehidupan masyarakat. Berbagai kerja sama antar
masyarakat akan dilakukan, dan di masa depan akan terbentuk pola
pertukaran antar masyarakat yang plural.
Akhirnya, Xi Jinping mengumumkan 5 langkah penting Tiongkok dalam
mendorong keterbukaan dalam taraf lebih tinggi dengan menggunakan 5 kali
kata “Lebih”. Yaitu, memperluas pasar modal asing di bidang yang lebih
luas, meningkatkan kerja sama pelestarian HaKi dengan tingkat yang lebih
kuat, meningkatkan impor komoditi dan jasa dalam skala yang lebih besar,
melaksanakan koordinasi kebijakan ekonomi makro internasional secara
lebih efektif, serta lebih mementingkan pelaksanaan kebijakan
keterbukaan. Tiongkok akan terus memperluas keterbukaan, menempuh jalan
pembangunan yang damai, dan mendorong pembentukan komunitas senasib
sepenanggungan umat manusia.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com