https://nasional.tempo.co/read/1201953/ahy-bertemu-jokowi-sandiaga-bicara-pecah-belah-koalisi/full&view=ok
AHY Bertemu Jokowi, Sandiaga Bicara Pecah
Belah Koalisi
Reporter:
Dewi Nurita
Editor:
Amirullah
Sabtu, 4 Mei 2019 12:10 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Komandan Komando Satuan
Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
di Istana Negara, Jakarta, Kamis 2 Mei 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
<https://statik.tempo.co/data/2019/05/02/id_838812/838812_720.jpg>
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Komandan Komando Satuan
Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
di Istana Negara, Jakarta, Kamis 2 Mei 2019. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga
<https://www.tempo.co/tag/sandiaga> Uno, menyesalkan manuver kubu Joko
Widodo atau Jokowi yang terang-terangan berupaya merangkul Partai
Demokrat dengan mengundang Komandan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus
Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Istana Negara, dua hari yang lalu.
Baca: Soal Pertemuan Ma'ruf-Sandi, Kubu Jokowi: Bisa Buka Puasa Bersama
<https://pilpres.tempo.co/read/1201816/soal-pertemuan-maruf-sandi-kubu-jokowi-bisa-buka-puasa-bersama>
"Ya tentunya para politisi ini, yang ini yang saya sesalkan, pemilu
belum sebulan, kok udah syahwat kekuasaan, memecah belah, kok banyak
sekali," ujar Sandiaga Uno saat berbincang-bincang dengan media di
kediamannya, Jalan Jenggala II, Jakarta Selatan pada Sabtu pagi, 4 Mei 2019.
Menurut Sandiaga, sebaiknya para politikus memastikan pemilu berlangsung
jujur dan adil terlebih dahulu. Koalisi pun, kata dia, semestinya solid
mengawal sampai pengumuman rekapitulasi KPU resmi yang sudah memiliki
kekuatan hukum.
"Setelah itu baru kita memikirkan (yang lain). Kita harus dengarkan
suara rakyat yang ingin perubahan juga. Kalau kita hanya saling
tarik-menarik dan memperkuat koalisi, kita tidak mendengar suara
rakyat," ujar Sandiaga Uno.
Kubu Jokowi memang terang-terangan menyatakan pertemuan AHY dengan
Jokowi memang untuk merangkul Demokrat. Ketua Harian TKN Jokowi-Ma'ruf,
Moeldoko secara gamblang menyebut, prinsip pemerintahan yang efektif
adalah mencari teman sebanyak mungkin.
Baca: Kabar Bakal Gabung ke Jokowi, Sandiaga: Saya Tak Mau Berspekulasi
<https://pilpres.tempo.co/read/1200325/kabar-bakal-gabung-ke-jokowi-sandiaga-saya-tak-mau-berspekulasi>
"Sebanyak mungkin koalisi yang semakin kuat. Politik sangat dinamis.
Dalam 5 menit terakhir bisa berubah sangat cepat, bisa saja yang berada
di sana berada di sini. Sangat dinamis," kata dia di Gedung Bina Graha,
Jakarta, Kamis, 2 Mei 2019.
------------------------------------------------------------------------