https://jabar.suara.com/read/2019/05/05/185542/kesakitan-karena-terbakar-warga-guyur-seember-air-ke-teroris-ledakan-diri
Kesakitan karena Terbakar, Warga Guyur Seember Air ke
Teroris Ledakan Diri
Agung Sandy Lesmana
Minggu, 05 Mei 2019 | 18:55 WIB
Kesakitan karena Terbakar, Warga Guyur Seember Air ke Teroris Ledakan Diri
Lokasi penangkapan terduga teroris di Kota Bekasi, Jawa Barat.
[Suara.com/M Yacub Ardiansyah]
Menurutnya, saat peristiwa ledakkan itu jasad korban terduga teroris
sempat terbakar dengan api yang cukup besar hingga mengerang-ngerang.
*Suara.com - *Jasad terduga teroris
<https://www.suara.com/tag/terduga-teroris> yang meledakan diri
<https://www.suara.com/tag/meledakan-diri> saat hendak ditangkap Tim
Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror sempat terbakar.
Peristiwa yang terjadi di gang buntu Jalan H. Idris RT 1, RW 3,
Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat,
Minggu (5/5/2019) itu menyita perhatian warga setempat.
Warga setempat, Adi Sulistiawan (30) mengaku sempat menyaksikan aksi bom
bunuh diri yang dilakukan terduga teroris itu.
"Saya pertama dengar suara ledakan, lumayan lah bunyinya. Langsung ke
luar rumah dan melihat sudah banyak polisi," kata Adi, Minggu (5/5/2019)
kepada */Suara.com./*
Menurutnya, saat peristiwa ledakkan itu jasad korban terduga teroris
sempat terbakar dengan api yang cukup besar hingga mengerang-ngerang.
"Teriak-teriak terbakar, beruntungnya tidak sampai ada yang kena warga,
ya alhamdulillah. Waktu ke bakar itu jasadnya langsung diguyur oleh
Densus pakai air satu ember. Minta sama warga airnya," jelasnya.
Ia mengaku tak mengenal dua terduga teroris yang bermukim di wilayahnya.
Disamping itu, ia mengapresiasi tindakan yang telah dilakukan oleh petugas.
"Ya kami warga terimakasih saja ya, kalau tidak cepat-cepat diambil
tindakan mungkin sudah membahayakan warga. Apalagi dengan membawa bom
aktif itu," pungkasnya.
Berdasarkan data yang didapat satu orang terduga teroris yang tewas
meledakkan diri ini bernama Taripudin.
Taripudin adalah terduga teroris kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD)
Lampung yang berhasil melarikan diri saat penyergapan Densus 88
Antiteror di Kampung Pangkalan, RT 011/004, Desa Kedung Pengawas,
Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu
(4/5/2019).
*Kontributor : *Mochamad Yacub Ardiansyah