Ini membuktikan pendapat yang mengatakan bahwa dalam banyak hal, terutama dalam politik, tidak ada yang permanen. Yang ada hanyalah kepentingan.
Seseorang cenderung melakukan berbagai manuver demi kepentingannya sendiri. Ditambah prinsip "do as I say, not as I do." ---In [email protected], <djiekh@...> wrote : Lha kok teman sekoalisi dipersetan ? Digunduli lagi........ Pada tanggal Sen, 6 Mei 2019 pukul 06.32 kh djie <djiekh@... mailto:djiekh@...> menulis: Tidak mau koalisi dengan setan gundul ? Pada tanggal Sen, 6 Mei 2019 pukul 06.14 kh djie <djiekh@... mailto:djiekh@...> menulis: Definisi Setan Gundul menurut Andi Arief : "Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan Gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi. Apa ada setan yang rasional ? Pada tanggal Sen, 6 Mei 2019 pukul 06.05 ChanCT SADAR@... mailto:SADAR@... [GELORA45] <[email protected] mailto:[email protected]> menulis: Gertakan Andi Arief soal 'Setan Gundul' di Koalisi Prabowo CNN Indonesia | Senin, 06/05/2019 09:50 WIB Bagikan : Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief (kiri) bersama capres nomor urut 02 Prabowo Subianto. (CNN Indonesia/Hesti Rika) Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief https://www.cnnindonesia.com/tag/andi-arief menyebut ada kelompok 'Setan Gundul' di kubu capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto-Sandiaga Uno. Andi menyatakan jika Prabowo lebih memilih 'Setan Gundul' itu daripada partai koalisi, maka Demokrat menempuh jalannya sendiri. Andi mengatakan partainya hanya ingin melanjutkan koalisi dengan Gerindra, PAN, PKS, Berkarya, dan rakyat. Gabungan lima partai itu merupakan Koalisi Adil Makmur yang mengusung Prabowo-Sandi maju pada Pilpres 2019. "Jika Pak Prabowo lebih memilih mensubordinasikan koalisi dengan kelompok setan gundul, Partai Demokrat akan memilih jalan sendiri yang tidak khianati rakyat," kata Andi dalam akun Twitternya @AndiArief_ pada Senin (6/5). Andi menjelaskan kelompok 'Setan Gundul' muncul di tengah perjalanan saat Koalisi Adil Makmur telah terbentuk. Tak jelas siapa yang dituding Andi dalam kelompok itu. Namun dia menilai kelompok ini tidak rasional dan memberikan masukan sesat kepada Prabowo tentang kemenangan Pilpres 2019 mencapai 62 persen. Lihat juga: Andi Arief: PD Mau Selamatkan Prabowo dari Perangkap Sesat "Dalam perjalanannya muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan Gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen," kata Andi. Sebelumnya, pada hari pemungutan suara 17 April lalu, Prabowo langsung menyampaikan pidato klaim kemenangan. Dia mengklaim sudah memenangkan Pilpres 2019 dengan meraih 62 persen suara. "Berdasarkan hasil real count kita sudah menang 62 persen," kata Prabowo di kediamannya di Jakarta. Lihat juga: Prabowo Sujud Syukur Usai Klaim Unggul 62 Persen Usai berpidato, Prabowo langsung sujud syukur di depan pendukungnya. Saat itu, Prabowo ditemani anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Yusuf Martak, politikus Demokrat Syarif Hasan, serta politikus PKS Salim Segaf Al Jufri. Sementara Sandiaga tak hadir menemani Prabowo. Andi juga sebelumnya menyampaikan lewat Twitter bahwa Demokrat ingin menyelamatkan Prabowo dari perangkap sesat yang meyakinkannya meraih kemenangan dalam Pilpres 2019. "Partai Demokrat ingin menyelamatkan Pak Prabowo dari perangkap sesat yang memasok angka kemenangan 62 persen," katanya. Cuitan Andi dilontarkan setelah banyak reaksi yang muncul atas pertemuan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada Kamis (2/5) lalu. Lihat juga: Andi Arief Sebut Pertemuan AHY-Jokowi Bisa Mengilhami Prabowo (pmg/sur) http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient 不含病毒。www.avg.com http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient #m_-6929178999908361831_m_6042893367593285751_m_8647996506776815920_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
