Yang orang lihat, para jenderal penting Jokowi mendadak bermunculan seolah ada 
rusuh sendiri. 
Kapan SBY?!
Oh, cukup diwakili ananda?
Yo wis.
Lanjut.
-

KSAD Jenderal Andika Perkasa yakin Tak Ada Kerusuhan pada 22 Mei
REPORTER: FIKRI ARIGI 
EDITOR: TULUS WIJANARKOSENIN, 6 MEI 2019 16:35 WIB
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika 
Perkasa meyakini tak akan ada kerusuhan pada pengumuman hasil Pemilu 22 Mei 
2019 nanti. Dia menyebut tak ada potensi kerusuhan, dan soal itu hanya 
hipotesis belaka.

“Tidak ada keraguan sedikitpun, kami yakin masyarakat Indonesia bisa melalui 
pemilu ini denga baik-baik,” tutur Andika Perkasa dalam konferensi pers di 
Markas Besar Dinas Penerangan TNI AD, Senin 6 Mei 2019.

Andika Perkasa juga yakin takkan ada kerusuhan karena masyarakat Indonesia 
sudah pandai mencerna informasi, dan takkan terpancing oleh informasi yang 
tidak benar. Bilapun terjadi, Andika telah siap mengantisipasinya dengan 
menyiagakan personil lebih banyak dari yang diminta oleh Polri.

“Kami biasanya menyiagakan lebih banyak (personil). Jadi (turun) dengan 
kekuatan yang lebih banyak,” ucap dia.

Menurut Andika, kerusuhan hanyalah satu dari banyak kemungkinan. Tetapi karena 
hal itu baru sebuah hipotesa, dia tak mau melangkah terlalu jauh ke dalam ide 
tersebut.

Saat ini TNI AD, kata Andika, akan lebih fokus menyisir dan memproses bila ada 
anggota yang melakukan pelanggaran etik saat pemilu. Salah satunya adalah 
seorang berpangkat Letnan Kolonel, yang sempat disebut dalam cuitan anggota 
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Rizal Ramli.

Pada cuitan tersebut, Rizal mengaku mendapat informasi dari salah seorang 
letkol angkatan darat, bahwa Prabowo - Sandiaga memenangkan pemilihan presiden. 

“Saya ingin melihat one step at a time. Sekarang yang kami lihat ada info 
bohong dari seorang Letkol. Kami akan telusuri dan proses,” ujar Andika Perkasa.




Kirim email ke