Forward artikel dari teman Marco (Praha) dan Dr. Irawan (Los Angeles)

Sent from Yahoo Mail on Android 
 
   ----- Forwarded Message ----- From: "Marco 45665" <[email protected]> 
To: "Ronggo Gmail ronggo." <[email protected]>, "Chalik Hamid" 
<[email protected]>, "Sheila Kartika [email protected] 
[PERS-Indonesia]" <[email protected]>, 
"[email protected]" <[email protected]>, "RKB" 
<[email protected]>, "Eric DMS" 
<[email protected]>, "Bh.jo [email protected]" <[email protected]> Cc: 
"[email protected]" <[email protected]>, "Sahala Silalahi" 
<[email protected]>, "'[email protected]' [email protected] 
[temu_eropa]" <[email protected]> Sent: Tue, May 7, 2019 at 8:26 AM 
Subject: Re: [nasional-list] RTG3 berta - 0519- M- mk-nyatakan-100-pe  
BRAVO MK !!  Angkat Topi bagi Ketegasan , Kesiapsiagaan dan Kebulatan SIKAP dan 
KEPUTUSAN MK . 
> Demi untuk menegakkan kembali  SUPREMASI [ Wewenang Tertinggi] HUKUM di- 
> negeri ini.Motto :>> Legum servi sumus ut liberi esse possimus.Terjemahan 
> bebas:[ We are slaves of law in order to become  free people - Kami adalah 
> budak hukum agar  - Kami/ Kita bisa menjadi Manusia bebas. ]

On Mon, 6 May 2019 at 19:21, 'Dr. Irawan' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]> wrote:

     



     
 


 
 
https://pemilu.antaranews.com/berita/858191/mk-nyatakan-100-persen-siap-terima-gugatan-
 
pilpres-pileg-2019
 
  
MK nyatakan 100 persen siap terima 
 
 
gugatan Pilpres-Pileg 2019
    
   -  Pileg 
   -  6 Mei 2019 21:05 
   Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman (tengah) didampingi hakim 
konstitusi Aswanto (kiri) dan I Dewa Gede Palguna (kanan) berbincang di 
sela-sela sebuah sidang. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/pras. Jakarta (ANTARA) - 
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman menyatakan pihaknya telah siap 
menerima permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), baik Pemilihan 
Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legilslatif (Pileg) 2019.
 
 “Sudah sangat siap, 100 persen siap. Baik dari segi personil, hakim, maupun 
pegawai sudah siap semua, termasuk paniteranya dan perangkat terkait,” kata 
Anwar Usman setelah acara buka puasa bersama antara Presiden Jokowi dengan para 
pimpinan lembaga negara di Istana Negara Jakarta, Senin.
 
 Ia mengatakan sampai saat ini belum bisa memberikan tanggapan terkait ada 
tidaknya pihak yang mendaftar.
 
 Anwar mengaku masih menanti sampai ada permohonan yang diajukan dan menanti 
pengumuman resmi KPU.
 
 “Kalau soal substansi kami, saya belum bisa berkomentar. Nanti lah kalau sudah 
permohonan itu maju. Belum ada permohonan yang maju, nanti tunggu tanggal 22 
(Mei 2019) setelah KPU mengumumkan,” katanya.
 
 Anwar mengaku pihaknya telah siap untuk bekerja keras bahkan jika dimungkinkan 
para hakim akan menginap di kantor sebagaimana era Mahfud MD saat masih menjadi 
Ketua MK.
 
 “Sejak 2014 pun kami begitu. Sampai tengah malam. Sekarang juga akan begitu, 
kelihatannya banyak caleg segala macem, dapil,” katanya...
 
 Oleh karena itulah, ia mengantisipasi seluruh personel di MK agar bersiap 
dengan pengaduan-pengaduan terkait gugatan pemilu yang lebih besar karena 
diperkirakan potensi gugatan pada pemilu kali ini jauh lebih banyak.
 

Pewarta: Hanni Sofia
 Editor: Joko Susilo
 Copyright © ANTARA 2019 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  


 


   
  

Kirim email ke