-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Martin Jacques:Negara Barat Harus Temukan Cara Lain untuk Bergaul
dengan Tiongkok
日期: Wed, 8 May 2019 12:08:39 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
Pakar Masalah Tiongkok
Martin Jacques:Negara Barat Harus Temukan Cara Lain untuk Bergaul
dengan Tiongkok
http://indonesian.cri.cn/20190508/c8123e2c-d80b-5344-9e15-fc58ea97ae11.html
2019-05-08 10:49:39
Pakar masalah Tiongkok terkenal Inggris, peneliti senior Universitas
Cambridge Martin Jacques, baru-baru ini dalam artikelnya menunjukkan,
Negara Barat, khususnya AS harus menemukan sebuah cara lain untuk
bergaul dengan Tiongkok, jangan terus menganggap dirinya sendiri sebagai
yang nomor 1 di dunia dan bersikap pasif. AS harus beradaptasi dengan
dunia yang baru, menerima Tiongkok sebagai rival yang cukup kuat dan
menetapkan cara kerja sama dan perlawanan yang baru dengan Tiongkok.
Jacques dalam artikelnya yang berjudul “Akan menjadi negara besar global
seperti apakah Tiongkok?” mengatakan, kekurangan yang paling vital dari
negara Barat ialah, tidak memahami Tiongkok dan cara berpikir yang
berpendapat bahwa negara Barat adalah universal, yaitu menganggap bahwa
di dunia hanya ada satu jenis modernitas, yaitu modernitas Barat. Akan
tetapi, pernyataan tersebut sulit dipertahankan, karena di dunia ini tak
hanya Tiongkok yang mengalami perubahan besar, banyak negara berkembang
yang memiliki perbedaan dengan dunia Barat di bidang sejarah, politik
dan akar kebudayaan. Dengan latar belakang ini, negara Barat harus
mencoba memahami perbedaan antara Tiongkok dan negara Barat.
Ia mengatakan pula bahwa negara Barat sangat menekankan kekuatan
militer, sedangkan Tiongkok sangat mementingkan kekuatan kebudayaan.
Jacques menunjukkan bahwa Tiongkok sebagai negara besar global memiliki
beberpa ciri khas sebagai berikut; pertama, tranformasi ekonomi sangat
mengundang perhatian umum. Kedua, yang paling diprioritaskan dalam
strategi hubungan luar negeri Tiongkok ialah mengembangkan hubungan
dengan negara-negara berkembang. Ketiga, Sabuk dan Jalan mungkin akan
mendatangkan perubahan besar kepada model pemerintahan. Jacques
menyatakan, sikap AS yang tidak berpartisipasi dalam Sabuk dan Jalan
tidaklah benar. Keempat, hubungan antara Tiongkok dan AS. Masalah yang
paling fundamental dari persaingan antara Tiongkok-AS bukanlah
perdagangan melainkan inovasi. Tiongkok kini memiliki kemampuan inovasi
yang sangat kuat dan menjadi negara inovasi besar di dunia. Perkembangan
ekonomi Tiongkok akan menjadi ancaman serius terhadap AS, namun salah
bagi AS untuk menanggapinya dengan proteksionisme. Sesungguhnya, seiring
dengan persaingan yang ketat dengan ekonomi Tiongkok, perusahaan AS
harus aktif ikut serta dan belajar dari Tiongkok, dan ini adalah hal
yang sangat penting.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com