Sentiment sama ane nih yeah?!!
Oh bener sekali bung chan memihak ane (ane plintir membalikkan sarkasme ente yg menulis bahwa bung chan “membela sijonathan”). Sayangnya (baca: butanya ente) adalah ente tidak bertanya kenapa? Ini bukan bung chan saja, ini semua orang yg ikut berdiskusi/terlibat dalam diskusi tulalit ini tahu itu. Lebih sayangnya lagi, ente tidak melihat thread terakhir dimana sijonathan kurang ajarnya sudah gak ketulungan. Bagusnya saya tahu sekali intensi/niat gak baiknya yg mau menggunakan kata tulalit utk menyerang ane dan moderator krn dulu moderator sdh menyuruh supaya jgn pakai kata goblok. Hehehehe ente ini bela sijonathan itu apanya? Apanya yg mau dibela? Konteksnya saja ente gak ada?! Koq membela tapi tidak ada supporting ideanya?! Koq katok dan celana dipakai sebagai pembela sijonathan?! Ya hanya 1 saja alasan dari ane kenapa ente bela sijonathan: sentiment sama ane saja! Hehehehehe. Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Friday, May 10, 2019 2:13 PM To: GELORA45 <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] CUKUP SUDAH, ...! ==> Habib Rizieq: Prabowo Harus Dinyatakan Menang Pilpres, Berapa pun Suaranya Wah, bagus. Saya suka ini. Tapi apa perlu? Menurut saya nggak perlu. Ngapain jadi serius, wong saya malah ketawa waktu diminta untuk meneladani "cara diskusi sehat" yang oh so rude tanpa celana gitu. Hahaha...... Enggaklah, jangan terlalu keras mendesak moderator karena sesungguhnya Chan memang berat sebelah. Berpihak ke Anda. Coba saja perhatikan simpul-simpul ungkapan Chan di bawah itu: - "HENTIKAN" - "CUKUP SUDAH, ...!" - "Saya tetap merasa TIDAK PERLU meneliti siapa yang memulai," - "... bung termakan "GODAAN" jail" - "Bukankah kalau saja sejak awal bung bisa abaikan saja, " ... dll. Intinya, semua ungkapan Chan itu (tanpa menyuruh yang sebelah sono untuk pake celana) cuma minta Anda untuk duduk tenang ngombe wine sambil ketawa-tawa nonton yang sebelah sono petentengan gundal-gandul tanpa celana. Abaikan saja, kata Chan yang kelihatannya malas juga untuk nyuruh yang sebelah sono katokan. Sebab, percuma, lha ybs merasa orang-orang berdecak oh so cute... Baguslah Anda tidak mengusulkan moderator untuk mencabut hak orang lain. --- jonathangoeij@... wrote: Bung Chan, daripada anda main ancam dan tidak bakalan saya gubris. Silahkan saja anda buktikan ancaman anda itu dan cabut hak bersuara saya. Terima kasih. On Thursday, May 9, 2019, 1:27:31 AM PDT, ChanCT wrote: Bung Goei, ... sebenarnya saja saya sudah tidak hendak membicarakan masalah goblok menggoblokan yang sedikitpun tidak ada artinya ini! Yang saya kehendaki, segera HENTIKAN pembicaraan ini dengan saya keluarkan pernyataan "CUKUP SUDAH, ...!" semalam itu! Pernyataan saya itu utamanya setelah mempertimbangkan bung keluarkan makian yang saya anggap SUDAH KETERLALUAN! Saya tetap merasa TIDAK PERLU meneliti siapa yang memulai, tapi yang terjadi terakhir ini, bukan sekadar gayung bersambut dengan sebutan "tulalit", tapi nampak "kemarahan" bung sedang bung Nesare yg menurut kesan saya masih tenang-tenang saja, ... <https://groups.yahoo.com/neo/groups/GELORA45/conversations/messages/246293> Yahoo! Groups <https://s.yimg.com/nq/storm/assets/enhancrV2/23/logos/yahoo.png> Yahoo! Groups Bukankah kalau saja sejak awal bung bisa abaikan saja, tidak beri reaksi begitu besar dengan sebutan tulalit itu, keributan kali ini juga tidak akan terjadi! Dan, ... kenyataan yg saya perhatikan selama ini, hanya bung seorang yang menjadi sasaran bung Nesare! Saya tidak tahu bagaimana sebetulnya hubungan kalian berdua, tapi menurut saya seperti kemarin saya nyatakan: ".... bung termakan "GODAAN" jail bung Nesare itu, ... sebaliknya, mungkin bung Nesare justru tertawa terkekeh-kekeh gembira melihat bung begitu marahnya!" Sudahlah, tak guna diteruskan! Dan, ... sekali lagi saran saya, HENTIKAN saling maki memaki, saling menggoblokkan yg tidak ada arti dan tak ada gunanya itu! Diskusi lah baik-baik saja sesuai substansi yang diajukan, ...! Salam-damai, ChanCT <mailto:[email protected]> jonathangoeij@... 於 9/5/2019 13:09 寫道: Bung Chan, bila ada member yg meng-goblok2an termasuk anda yang menyebut "bung GOBLOK" apakah saya harus diam? apalagi kemudian moderator diberitahu malah mendakwa berdasarkan tafsiran saja. Tidak ada ceritanya karena hanya ditujukan seseorang kemudian dianggap tidak apa2. Bagaimana kalau saya tujukan panggilan goblok hanya untuk anda? juga tidak apa2? Bila anda mau komitmen menghentikan siapa saja tentu hal itu baik. Jadi terserah anda saja! --- <mailto:SADAR@...> SADAR@... wrote : Pertama saya tidak hendak membuang waktu utk mengaduk-aduk kumpulan tulisan/email di GELORA45 siapa sesungguhnya yg memulai goblok menggoblokan, cukup dengan yg saya perhatikan bung Nesare HANYA menyatakan bung GOBLOK saja, tidak pada lawan diskusi yang lain! Sedang bung TIDAK hanya balas berbalas, tapi juga menyerang kawan-kawan lain dan menjadi-jadi, ...! Kedua, yang saya kehendaki, diskusi sehat yang terjadi di GELORA45 tanpa saling caci-maki dan itulah tuntutan saya pada bung untuk HENTIKAN caci-maki apapun alasannya! Ketiga, terserah saja pada bung, mau menghentikan main caci-maki atau saya CABUT haksuara bung di GELORA45, ... Jonathan Goeij 於 9/5/2019 10:41 寫道: Bung Chan, waktu ada member yg ber-tahun2 maki2 goblok ke member lain kenapa anda tidak menghentikan ataupun mengancam mencabut hak suara member tsb, tetapi pada waktu ditujukan pada anda waktu sebentar saja sudah langsung mengancam sedemikian rupa? Kenapa anda tidak bisa menggunakan argumen melawan goblok itu seperti yg anda anjurkan???? Apa sih menakutkannya dengan ancaman seperti ini??? On Wednesday, May 8, 2019, 4:43:41 PM PDT, ChanCT wrote: CUKUP SUDAH, ...! PERINGATAN untuk bung Goei, ... HENTIKAN umpat mengumpat, caci-memaki macam begini atau saya CABUT hak suara bung dari GELORA45! Salam, ChanCT Jonathan Goeij 於 8/5/2019 22:54 寫道: Saya rasa anda salah besar bung Chan waktu mengatakan ini "kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah!" dan seharusnya anda tarik. Anda lihat sendiri saya bermaksud diskusi dengan baik tetapi tetap saja acara maki memaki itu tetap ada, ok kalau anda memang tidak mau menghentikan tidak ada masalah. Dan terus terang saja kalau memang kata2 umpatan boleh ditujukan pada seorang member, itu artinya boleh saja ditujukan kemember mana saja termasuk anda. Moderator GOBLOK! On Wednesday, May 8, 2019, 1:45:45 AM PDT, ChanCTwrote: Bung Goei yb, Berdasarkan pengamatan saya selama beberapa tahun terakhir ini, jelas bung termakan "GODAAN" bung Nesare dalam setiap diskusi. Nampak bung Nesare cukup jail dalam menyodok bung kepojok dan seringkali kewalahan, ... begitu sampai-lah pada saling goblok menggoblokan yg entah siapa mulai lebih dahulu saya tidak peduli, namun sayapun perhatikan pernyataan "GOBLOK" itu hanya dilontarkan pada bung seorang! Lawan debat yg lain tidak, ... dan, ternyata bung jadi tidak tahan! Tidak bisa terima dituduh "GOBLOK!" Bagaimana seandainya saya usul kan agar bung HENTIKAN saja perdebatan dengan bung Nesare kalau memang tidak ada argumentasi yg bisa diajukan lagi, ... Biar tidak terjadi saling maki-memaki dalam bentuk apapun, karena memang kenyataan dengan maki memaki begitu juga TIDAK menyelesaikan soal! Dengan demikian bung tidak lebih lanjut termakan "GODAAN" jail bung Nesare itu, ... sebaliknya, mungkin bung Nesare justru tertawa terkekeh-kekeh gembira melihat bung begitu marahnya! Mudah-mudahan saja bung bisa dan TIDAK lagi meneruskan saling maki-memaki apapun alasannya, ...! Terimakasih atas perhatian bung! Salam-damai, ChanCT <mailto:jonathangoeij@...> jonathangoeij@... 於 8/5/2019 14:58 寫道: Sejak awal saya bermaksud diskusi secara sehat. Saya jelaskan ber-kali2 kalau kata2 tulalit yg dipakai Nesare mempunyai arti goblok dan anda berlagak pilon, saya ber-kali2 memberi isyarat pd moderator tetapi diam saja. Sedang si Nesare sedemikian pengecutnya. Terus bagaimana???? Terus terang bung Chan maki2 itu untuk menarik perhatian, dan sbg moderator seharusnya anda bisa bertindak cepat tidak seperti sekarang tunggu di-maki2 dulu. --- <mailto:SADAR@...> SADAR@... wrote : Lho, ... kenyataan yang main maki memaki itu bung sendirilah! Dan hendaknya bisa segera HENTIKAN, dan TIDAK Bung lanjutkan lagi! TIDAK ada perlunya mengutuk-ngutuk orang, lawan diskusi begitu, ... Kalau saja bung tidak mampu ajukan argumentasi lagi, yaa lebih baik diam saja, tidak lagi melayani lagi! Ini harapan dan kehendak saya agar diskusi di GELORA45 bisa berlangsung secara sehat dan nyaman bagi seluruh pembaca, ...! Jonathan Goeij 於 8/5/2019 10:23 寫道: Sampai sekarang Nesare sama sekali belum menjelaskan sama sekali arti tulalit yg ditujukan kesaya. Apakah sedemikian pengecutnya???? Kutu busuk!!!! Bangsat!!!!!! On Tuesday, May 7, 2019, 4:45:26 PM PDT, ChanCT wrote: Sebenarnya MUDAH saja, kok! Bagi kita yang bukan saja sudah dewasa tapi masuk lanjut-usia, (atau bung Goei belum?) dan bisa dinamakan intelektual, ... yang beradab, tentu berkemampuan menangkap isi pembicaraan orang lain dengan baik dan menanggapi isi substgansi tulisan, ... BUKAN tafsiran subjektif yang bukan2 lalu menuduhkan itulah yg dimaksud orang lain!!! Saya perhatikan inilah yang jadi bikin ribuuuut, ... Kemarin ini juga seenak udelnya sendiri menafsirkan tulisan saya dengan bilang "BONEKA", sekarang tanpa jelas pengertian tulalit sudah menafsirkan dan menuduh Nesare "Menggoblok-goblokan" dirinya, ... bahkan diskusi jadi teralih dan saling membodoh-bodohkan pihak lain! Kenapa harus begitu, ... Jonathan Goeij 於 8/5/2019 4:25 寫道: Ok, kalau begitu kita tunggu penjelasan Nesare. On Tuesday, May 7, 2019, 1:04:29 PM PDT, kh djie wrote: Kutipan : Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata "bodoh/goblok/telmi" dalam pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus sehingga diskusi isinya hanya saling caci maki? Ya, lebih baik tidak berandai andai. Lebih baik nulis yang jelas, tanpa olok-olok, serta kesimpulan nyambung dengan data-data. Ya, kalau bersedia. Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 21.53 Jonathan Goeij menulis: Saya mengikuti saran anda lihat di Google, tulalit bisa berarti tinggal tulang dan kulit yg artinya kurus sekali, bisa juga berarti nggak nyambung seperti yg anda sebut dibawah yg diambil dari bunyi tulalit tulalit telpon yg nggak nyambung, bisa juga berarti bodoh/goblok/telmi. Menurut saya si Nesare sewaktu menggunakan kata tulalit ber-kali2 ditujukan kesaya merefer ke arti "bodoh/goblok/telmi" yang bisa dilihat dari kalimat yg digunakan. Tetapi tentu saja yg paling tahu orang yg berkata itu sendiri. Saya sudah ber-kali2 menanyakan, tetapi terlihat sekali menghindar terus, saya kira Nesare terlalu pengecut untuk mengakui terus terang. Seandainya saja si Nesare bermaksud berkata "bodoh/goblok/telmi" dalam pemakaian kata tulalit itu, apa pendapat anda? Apakah dibiarkan terus sehingga diskusi isi nya hanya saling caci maki? Saya juga ingin tahu pendapat moderator. --- <mailto:djiekh@...> djiekh@... wrote : Tualit, seperti bunyi tilpon yang tidak nyambung. Tualit = komunikasi yang tak nyambung. Ya, mengapa tidak nyambung, lihat di Google. Pada tanggal Sel, 7 Mei 2019 pukul 18.15 Jonathan Goeij menulis: Moderator melarang anda meng-goblok2an orang, kemudian anda mengganti dengan kata tulalit yang artinya sama dengan goblok. Apakah ini bukan melecehkan moderator dan menganggap moderator goblok/tulalit? --- <mailto:nesare1@...> nesare1@... wrote : Oh tidak. Ane tidak menganggap moderator tulalit! Ane bilang ente yg tulalit! Ya memang dasar tulalit, kalau enggak ya gak mungkin mengklaim ane bilang moderator yg tulalit! Hehehehehehe dasar tulalit! Sekali tulalit tetap tulalit! Nesare
