*Tahukah Anda dimana letak Liechstentein dan berapa banyak penduduk dan
luas negaranya? Dapat diberitahukan bahwa pendapatan per capitanya kurang
lebih US$ 160.000,--*


https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/11/05/2019/menteri-enggar-tawarkan-investor-liechstentein-sektor-infastruktur/



*Menteri Enggar Tawarkan Investor Liechstentein Sektor Infastruktur*

BISNIS <https://www.jawapos.com/ekonomi/bisnis/>

11 Mei 2019, 06:35:01 WIB

*D**idampingi Muliaman Darmansyah Hadad, **Duta Besar Republik Indonesia
untuk Swiss merangkap Liechtenstein, Menteri Perdagangan Enggartiasto
Lukita mengajak investor Liechtenstein berinvestasi di Indonesia, di bidang
insfrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan, Jumat (10/5).
(Istimewa)*



*JawaPos.com –* Indonesia terus mencari peluang pasar ekspor baru guna
meningkatkan penerimaan devisa. Terakhir, Pemerintah Indonesia menjalin
kerja sama dengan Pemerintah Liechtenstein di sektor perdagangan dan
investasi. Kedua negara juga bertekad dalam posisi yang sama menghadapi isu
global, utamanya dalam kancah perekonomian.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita secara khusus mengajak investor
Liechtenstein untuk berinvestasi di Indonesia. Diyakini, bidang
insfrastruktur dan sumber daya energi yang berkelanjutan, akan menjadi daya
tarik tersendiri bagi investor asal Liechtenstein

“Dengan komitmen pada energi yang berkelanjutan, teknologi tinggi, dan
kekuatan ekonomi yang dimiliki, maka Liechtenstein akan menjadi salah satu
mitra strategis Indonesia untuk mengembangkan sektor infrastruktur dan
sumber daya energi yang berkelanjutan di Indonesia,” tutur Menteri
Enggartiasto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/5).

Dalam pertemuan bersama Menteri Luar Negeri, Kehakiman, dan Kebudayaan
Liechtenstein Aurelia Frick di Vaduz, Liechtenstein, kedua negara
bersepakat untuk segera menyelesaikan ratifikasi perjanjian Indonesia-EFTA
Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA) pada akhir 2019. Apa
yang menjadi kelebihan perjanjian ini, akan disosialisasikan intensif
kepada dunia usaha di masing-masing negara.

“Usai Indonesia dan negara-negara EFTA, termasuk Lienchestein,
menandatangani perjanjian IE-CEPA pada 16 Desember 2018 lalu, Indonesia dan
Liechstentein berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama perdagangan
dan investasi kedua negara,” ungkap Enggartiasto usai pertemuan di
sela-sela kunjungan kerja Mendag di Swiss dan Liechtenstein pada 8−11 Mei
2019.

Dalam pertemuan itu, Mendag mengusulkan perlunya kerja sama riset khusus
minyak kelapa sawit serta program pertukaran pelajar dan pertukaran
keterampilan.

Prospek investasi ini juga dipaparkan Enggar kepada Putra Mahkota
Liechtenstein Pangeran Alois yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian
Kepala Negara Liechtenstein. Enggar mengajak Putera Mahkota, beesama para
pengusaha, untuk menghadiri Trade Expo Indonesia 2019 di ICE Bumi Serpong
Damai, Tangerang, Banten.

Di kesempatan ini, Putra Mahkota yang bergelar lengkap H.S.H Hereditary
Prince Alois von und zu Liechtenstein juga menyampaikan salam untuk
Presiden Jokowi dan mengucapkan selamat atas keberhasilan penyelenggaraan
pemilu yang berjalan damai.

Pada kunjungan ini, Mendag didampingi Duta Besar RI untuk Swiss dan
Liechtenstein Muliaman D Hadad, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan
Internasional Iman Pambagyo, dan Staf Khusus Mendag Bidang Isu-isu
Strategis Perdagangan Internasional Lili Yan Ing.

Hubungan dagang Indonesia dan Liechtenstein mencapai USD 2,11 miliar pada
2018. Nilai ini naik signifikan dibanding tahun sebelumnya yang tercatat
sebesar USD 150 juta. Indonesia mengekspor perhiasan, lensa kontak, emas,
batu bara, timah, dan pakaian wanita ke Liechtenstein

Editor : Mohamad Nur Asikin

Kirim email ke