Apakah diadakan diadakan obduksi atau cuma kira-kira saja itu penyakitnya? On Sun, May 12, 2019 at 5:21 AM ChanCT [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote:
> > > Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS > [image: Kemkes Temukan 13 Penyakit Penyebab Meninggalnya Petugas KPPS] > Warga mengangkat jenazah Sudirdjo, seorang petugas Kelompok Penyelenggara > Pemungutan Suara (KPPS) Pemilu 2019 yang meninggal dunia seusai mendapatkan > perawatan di rumah sakit untuk dimakamkan di Bekasi, Jawa Barat, Selasa > (23/4/2019). ( Foto: Antara ) > Dina Manafe / CAH Minggu, 12 Mei 2019 | 07:00 WIB > > *Jakarta, Beritasatu.com* - Kementerian Kesehatan (Kemkes) kembali > merilis hasil investigasi terkait penyebab kematian petugas penyelenggaraan > pemilu 2019 termasuk Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Dari > 15 provinsi yang telah melaporkan hasil investigasinya hingga Sabtu > (11/5/2019), ditemukan ada 13 jenis penyakit penyebab kematian dan > kecelakaan. > > Sekretaris Jenderal Kemkes, drg. Oscar Primadi, menyebutkan kebanyakan > korban meninggal pada usia 50-59 tahun. Adapun 13 jenis penyakit yang > diderita para korban, yaitu: > > *Pertama*, infark miokard ialah istilah medis dari serangan jantung. > Kondisi ini terjadi saat aliran darah ke jantung atau pada arteri koroner > (pembuluh darah menuju jantung) tersumbat, sehingga menyebabkan kerusakan > jaringan yang membahayakan nyawa. > > *Kedua*, *gagal jantung*, yaitu jantung gagal memompa darah dalam jumlah > memadai untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuh. Gagal jantung adalah > gawat medis yang jika terlambat penanganan menyebabkan kematian dalam > beberapa menit. > > *Ketiga*, *koma hepatikum*. Dalam medis dikenal dengan ensefalopati > hepatik adalah kondisi seseorang orang yang mengalami perubahan kepribadian > atau kelainan neuropskiatri akibat kondisi disfungsi hati, sepeti gagal > hati atau sirosis hati. Gejala penyakit ini antara lain terjadi perubahan > kepribadian dan penurunan kesadaran. > > *Keempat*,* stroke*. Kondisi ini terjadi ketika pasokan darah ke otak > terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya > pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah otak tidak akan dapat asupan > oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel di area otak mati. > > *Kelima*, *respiratory failure* atau juga dikenal dengan sindrom gagal > napas akut (Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS). Ini adalah masalah > paru yang terjadi ketika cairan tertumpuk di paru. Kondisi ini menyebabkan > gagal bernapas dan kadar oksigen rendah dalam darah. ARDS ini mengancam > jiwa, karena organ penting seperti otak dan ginjal nantinya tidak > mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Sekitar 40% atau 4 dari 10 orang > yang terkena ARDS tidak mampu bertahan. > > *Keenam*, *hipertensi emergensi*. Kondisi di mana tekanan darah melonjak > terlalu tinggi, dan terjadi secara tiba-tiba. Kondisi darurat hipertensi > ini menyebabkan kerusakan organ bahkan kematian. Kondisi ini memerlukan > penanganan secepatnya untuk menurunkan tekanan darah dalam hitungan menit > atau jam. > > *Ketujuh, meningitis*, yaitu infeksi yang menyebabkan radang selaput di > sekitar otak dan sumsum tulang belakang (meninges). > > *Delapan, sespsi*, yaitu komplikasi berbahaya akibat infeksi. Komplikasi > ini akan menimbulkan tekanan darah turun drastis serta kerusakan pada > banyak organ. Kondisi ini dapat menyebabkan kematian. > > Penyakit-penyakit lainnya sudah tidak asing lagi di telinga, seperti asma, > gagal ginjal, diabetes melitus, tuberkolosis (TBC), dan kegagalan multi > organ. > > Hingga hari ini diketahui jumlah korban meninggal di DKI Jakarta sebanyak > 22 jiwa, Jawa Barat 131 jiwa, Jawa Tengah 44 jiwa, Jawa Timur 60 jiwa, > Banten 16 jiwa, Bengkulu 7 jiwa, Kepulauan Riau 3 jiwa, Bali 2 jiwa, > Kalimantan Selatan 8 jiwa, Kalimantan Tengah 3 jiwa, Kalimantan Timur 7 > jiwa, Sulawesi Tenggara 6 jiwa, Gorontalo tidak ada, Kalimantan Selatan 66 > jiwa, dan Sulawesi Utara 2 jiwa. > > Ke depannya, kata Oscar, petugas pemilu yang dipekerjakan diupayakan > memiliki kondisi kesehatan yang baik, lingkungan pekerjaan sehat, tidak > merokok atau terpapar asap rokok, ruangan cukup luas, ritme kerja dan jam > kerja di atur dengan baik. Petugas juga berikan porsi istirahat yang cukup. > > > Sumber: Suara Pembaruan > > > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_645173321553964835_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
