YANG NGOMONG MAU BERI HADIAH 1 MILYARD ITU MESTINYA YANG DITANGKAP. Pada tanggal Sen, 13 Mei 2019 pukul 15.18 Noroyono 1963 [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:
> > > Dear Bung Sunny, > Bersama ini saya posting sebuah link Youtube berisi sebuah tayangan di > mana seorang haji berpidato bersifat merangsang (menstimulasi) masyarakat > membunuh Gubernur Ahok -- seorang pejabat negara yg setara dengan Menteri.. > Ironisnya pidato hasutan untuk membunuh tsb diucapkan di depan sejumlah > Polisi. Mengapa Polisi tidak berani menangkap si haji? Padahal apa yg > dilakukan si haji tak ayal lagi adalah perbuatan melawan hukum menurut KUHP > pasal .... (Kalau Anda punya interes bisa saya cari pasal yg saya maksud > itu). Jawaban atas pertanyaan ini sangat gamblang: Polisi tidak berani > menagkap si haji karena kelompok Islam radikal (garis keras) sedang berada > di atas angin ketika itu. > > Dalam tayangan yg Bung posting, terlihat jelas Habib Riziek telah > menghasut sejumlah besar massa untuk membunuh orang yg sama dengan yg > saya sebut di atas, yaitu Ahok. Pertanyaannya adalah, mengapa pihak > Polisi tidak berani menangkap Habib Rizieq -- kendatipun dia telah > menghasut orang melakukan perbuatan melawan hukum? Jawaban atas pertanyaan > ini sama dengan jawaban atas pertanyaan terhadap sikap Polisi pada > peristiwa di atas, yaitu karena kelompok Islam radikal sedang berada di > atas angin ketika itu. Situasi politik ketika itu secara abjektif memang > sedang menguntungkan kelompok Islam radikal. > Sebagai penutup, bersama ini saya kirim link sebagaimana telah saya sebut > di atas. https://www.youtube.com/watch?v=14faXdy1CZA (GILA!!! Siapa Yang > Berani Bunuh Ahok, Dapat Hadiah 1 Milyar). > > Salam, > *Noroyono* > > > > On Monday, 13 May 2019, 12:43:04 CEST, Sunny ambon [email protected] > [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > > > > Aneh bin ajaib atau tidak aneh bin ajaib. Sialahkan dengar ini, orangnya > tidak ditangkap : https://www.youtube.com/watch?v=cdhdPSY7u2A > > >
