Battlefield VENEZUELA
"YOU'VE GOT TO GO WHERE THE OIL IS" Task Force Mr. Cherney, Chief of the
Halliburton Company dan Wakil G.W Bush, Presiden USA, dan kemudian berjatuhan
Ratusan Ton Bom USArmy menghancurkan Iraq dan 130.000 Serdadu USArmy menduduki
Iraq,membunuh Presiden Iraq Saddam Husein; Agresi Tentara Kolonial USA untuk
menguasai Sumber Minyak dan Gas Bumi Iraq, yang melanggar seluruh ketentuan
Hukum Internasional tentang Souverenitas, keMERDEKAan setiap Negara dan Hak-Hak
Azasi Manusia.
Perusahaan-Perusahaan Raksasa USA & Co.,seperti Halliburton, Texaco,
BP,etc.mentransport Minyak dan Gas Bumi Iraq ke USA dan ke Inggeris, perampokan
yang luarbiasa sesudah akhir Perang Dunia ke-II.
Hal yang sama dilakukan oleh Presiden USA Clinton, yang menghancurkan dan
menduduki Yogoslovakia, dan kemudian beramai-ramai NATO memBom Libya, membunuh
Presiden Libya Qaddavi dan merampok Minyak dan Gas Bumi Libya.
Kini Presiden USA - Donald Trump, yang menyatakan Perusahaan Minyak dan Gas
Bumi Venezuela harus kembali berada pada kekuasaan Konzern (Perusahaan Raksasa)
USA dan akan mengulang Agresi yang sama, seperti ke Balkan, Iraq, Libya dan
Afhganistan, ke Venenuela
Operasi CIA untuk membunuh Chavez 1995 gagaltotal, CIA tidak menemukan Perwira
Tentara Venezuela untuk melaksanakan kepentingan USA di Venezuela, seperti di
Indonesia; semua pemberontakan melawan Republik Indonesia yang Merdeka Penuh
dibawah Pimpinan Presiden Soekarno diatur di Kementerian Pertahanan R.I.artinya
Kementerian Pertahanan R.I. dikontrol CIA sepenuhnya, Militer, Politik, dan
Ekonomi R.I. sepenuhnya dikuasai oleh USA.
Di Venezuela, semenjak Tahun 2006 Russia membantu Investisi di Perusahan
Perminyakan dan pelestarian Kehutanan Venezuela sejumlah 17 Milliard
Dollar.Karena tekanan militer yang keras dari USA, Moskow mengirim "Penasehat
Militer" ke Venezuela.
RRT memberikan bantuan untuk Perusahaan Perminyakan,Pembangunan Perumahaan dan
Infrakstrukur Venezuela dari Tahun 2008 sejumlah 80 Milliard Dollar. Pada
Embargo USA pada Produksi Minyak Venezuela, hampir 2/3 dari Exsport Minyak
Venezuela ke RRT, dengan harga pasar/OPEC.
dan dengan demikian Venezuela bisa mempertahankan existensinya.
Iran menyatakan, bersedia mengirim Militer (Komando khusus Iran) untuk
membantu, mempertahan Republik Venezuela..
Apakah Trump akan meresiko Intervensi Militer USA ke Venezuela?
Abad ke-XXI bukanlah Abad ke-19,Agresi USA di Vietnam, dan Abad ke-20. Agresi
USA ke Balkan, Iraq, Afghanistan dan Libya dan Syriah. Abad ke-XXI - INF dan
ABM sudah tidak berlaku, dibatalkan sepihak oleh Trump-Administration, maka
Interkontinental Roket akan berterbangan..