Jusuf Kalla Sampaikan 3 Fokus di KTT Paris: Ekstrimisme Online
Reporter:
Antara
Editor:
Kodrat Setiawan
Kamis, 16 Mei 2019 02:47 WIB
Wapres Jusuf Kalla (JK) merangkul istrinya, Mufidah Kalla saat berpose
ketika mendapat kejutan ulang tahun di Jenewa, Swiss, Rabu dinihari, 15
Mei 2019 waktu setempat. Foto: Tim Media Setwapres RIWapres Jusuf Kalla
(JK) merangkul istrinya, Mufidah Kalla saat berpose ketika mendapat
kejutan ulang tahun di Jenewa, Swiss, Rabu dinihari, 15 Mei 2019 waktu
setempat. Foto: Tim Media Setwapres RI
*TEMPO.CO*,*Jenewa*- Wakil PresidenJusuf Kalla
<https://www.tempo.co/tag/jusuf-kalla>dalam KTT Paris: Ekstrimisme
Online menyampaikan tiga fokus yang perlu dilakukan oleh bangsa-bangsa
dalam mengantisipasi tindak terorisme.
*Baca juga:Kunjungan Kerja ke Swiss, Jusuf Kalla Dapat Kejutan Ulang
Tahun
<https://nasional.tempo.co/read/1205599/kunjungan-kerja-ke-swiss-jusuf-kalla-dapat-kejutan-ulang-tahun>*
"Kita perlu membangun ketahanan masyarakat dan solidaritas di antara
masyarakat dengan latar belakang yang berbeda," kata Kalla dalam
sambutannya pada acara bertema "The Christchurch Call to Action" yang
diselenggarakan di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Rabu, 15 Mei 2019.
Kalla menilai serangan teror di Christchurch, Selandia Baru, kepada
sejumlah jamaah masjid mencerminkan kebangkitan Islamofobia sebagai
ancaman global.
Selain itu, pemerintah dan swasta perlu mengikutsertakan remaja untuk
menggunakan internet secara sehat dan positif. "Hal kedua yakni terdapat
bukti yang jelas bahwa perkembangan cepat teknologi informasi merupakan
pedang bermata ganda," jelas JK.
Kalla menilai paham-paham ekstrem dan radikal dapat dengan mudah diakses
melalui dunia maya.
Oleh sebab itu, hal yang penting dilakukan bersama adalah memperbaiki
tata kelola internet baik melalui perundang-undangan maupun kerja sama
meningkatkan kapasitas masyarakat dan diseminasi informasi.
Seluruh pihak, terutama swasta, perlu bekerja sama dengan pemerintah
untuk membangun penyediaan internet yang positif.
"Seluruh industri teknologi informasi, termasuk penyedia internet dan
perusahaan media sosial harus berbagi tanggung jawab dalam membuat
internet sebagai lingkungan yang aman dan sehat untuk semua kalangan,"
ujar Kalla.
KTT Paris: Ekstrimisme Online diselenggarakan bersama oleh Presiden
Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.
ADVERTISEMENT
Sejumlah kepala negara atau kepala pemerintahan dan perusahaan digital
turut menghadiri acara yang membahas upaya menghentikan media sosial
sebagai wadah pembentukan dan promosi terorisme.
Baca beritaJusuf Kalla
<https://nasional.tempo.co/read/1205884/harapan-wakil-presiden-jusuf-kalla-di-ulang-tahun-ke-77/full&view=ok>lainnya
di Tempo.co
ANTARA
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com