Google Vs Huawei: Tak Bisa Gunakan OS Android, Ini Langkah Huawei
Reporter:
Antara
Editor:
Yudono Yanuar
Senin, 20 Mei 2019 13:52 WIB
0KOMENTAR
<https://tekno.tempo.co/read/1207279/google-vs-huawei-tak-bisa-gunakan-os-android-ini-langkah-huawei/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Google Vs Huawei
<https://statik.tempo.co/data/2019/05/20/id_843104/843104_720.jpg>
Google Vs Huawei
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Buntut perang dagang AS - Cina berdampak pada
hubunganGoogle Vs <https://www.tempo.co/tag/google-vs-huawei>Huawei
<https://www.tempo.co/tag/google-vs-huawei>. Google memutuskan
menangguhkan bisnisnya dengan Huawei, termasuk larangan penggunaan
sistem operasi Android, kecuali yang tersedia untuk umum melalui lisensi
terbuka.
Baca juga:Perang Dagang AS-Cina Merembet ke Google Vs Huawei, Ini
Dampaknya
<https://tekno.tempo.co/read/1207246/perang-dagang-as-cina-merembet-ke-google-vs-huawei-ini-dampaknya>
"Huawei hanya akan dapat menggunakan Android versi publik dan tidak akan
bisa mendapatkan akses ke aplikasi dan layanan eksklusif dari Google,"
kata sumber /Reuters /di Google, Minggu, 19 Mei 2019.
Sebuah pukulan bagi Perusahaan teknologi Cina setelah Pemerintah AS di
bawah Presiden Donald Trump telah memasukkan Huawei dalam "daftar hitam"
(/blacklist/) di seluruh dunia.
Langkah tersebut dapat membuat bisnis ponsel Huawei goyah di luar Cina
karena raksasa teknologi itu akan segera kehilangan akses ke pembaruan
sistem operasi Google Android. Versi ponsel pintar Android Huawei
berikutnya juga akan kehilangan akses ke layanan populer termasuk Google
Play Store dan aplikasi Gmail dan YouTube.
Pemerintahan Trump pada Kamis (16/5) memasukkan Huawei Technologies Co
Ltd ke daftar hitam perdagangan, yang akan mempersulit perusahaan itu
untuk melakukan bisnis dengan mitra di AS.
Pada Jumat, Departemen Perdagangan AS mengatakan sedang mempertimbangkan
untuk mengurangi pembatasan pada Huawei guna “mencegah gangguan operasi
dan peralatan jaringan yang ada.” Namun tidak segera jelas apakah akses
Huawei ke perangkat lunak seluler akan terpengaruh.
Pakar chip mempertanyakan kemampuan Huawei untuk terus beroperasi tanpa
bantuan AS, dalam hal ini Google.
Rincian layanan spesifik yang terkena penangguhan itu masih dibahas
secara internal di Google, menurut sumber itu. Pengacara Huawei juga
mempelajari dampak dari daftar hitam itu, kata seorang juru bicara Huawei.
Huawei akan terus memiliki akses ke versi sistem operasi Android yang
tersedia melalui lisensi "/open source/" yang dikenal sebagai Android
Open Source Project (AOSP). Aplikasi itu tersedia secara gratis bagi
siapa saja yang ingin menggunakannya. Ada sekitar 2,5 miliar perangkat
Android aktif di seluruh dunia, menurut Google.
Tetapi Google akan berhenti memberi Huawei akses, dukungan teknis, dan
kolaborasi yang melibatkan aplikasi dan layanan eksklusifnya ke depan,
kata sumber itu.
Huawei mengatakan telah menghabiskan beberapa tahun terakhir untuk
menyiapkan rencana darurat dengan mengembangkan teknologinya sendiri
seandainya diblokir dari penggunaan Android. Beberapa teknologi ini
sudah digunakan dalam produk yang dijual di Cina, kata perusahaan itu.
Dalam sebuah wawancara dengan Reuters pada Maret 2019, Eric Xu, Ketua
Huawei, mengatakan, "Apa pun yang terjadi, komunitas Android tidak
memiliki hak hukum untuk memblokir perusahaan mana pun dari mengakses
lisensi sumber terbuka".
ADVERTISEMENT
Aplikasi Google populer seperti Gmail, YouTube dan browser Chrome yang
tersedia melalui Google Play Store akan menghilang dari /handset/ Huawei
di masa depan karena layanan tersebut tidak dicakup oleh lisensi open
source dan memerlukan perjanjian komersial dengan Google.
Tetapi pengguna perangkat Huawei yang ada yang memiliki akses ke Google
Play Store akan tetap dapat mengunduh pembaruan aplikasi yang disediakan
oleh Google.
Dampak keputusan Google itu memang tidak besar di pasar Cina, karena
sebagian besar aplikasi seluler Google dilarang di Cina, di mana
alternatif ditawarkan oleh pesaing domestik seperti Tencent dan Baidu.
Namun bisnis Huawei di Eropa sebagai pasar terbesar kedua bakal terpukul.
"Memiliki aplikasi tersebut sangat penting bagi pembuat ponsel cerdas
agar tetap kompetitif di kawasan seperti Eropa," kata Wakil Presiden
Penelitian di CCS Insight, Geoff Blaber.
Berita lain tentangGoogle Vs Huawei
<https://tekno.tempo.co/read/1207246/perang-dagang-as-cina-merembet-ke-google-vs-huawei-ini-dampaknya> dapat
Anda simak di Tempo.co.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com