https://pemilu.antaranews.com/berita/878925/data-92-persen-jokowi-dan-prabowo-selisih-155-juta-suara
Data 92 persen, Jokowi dan Prabowo
selisih 15,5 juta suara
* Pilpres <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 21 Mei 2019 00:01
ACT siagakan ratusan sukarelawan antisipasi aksi 22 Mei Sistem Informasi
Penghitungan Suara Komisi Pemilihan Umum (Situng KPU) mendata suara
tingkat nasional yang masuk mencapai 92,04 persen dengan selisih antara
pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan Prabowo Subianto-Sandiaga
Uno mencapai 15,5 juta suara pada hari Senin (20-5-2019) pukul 23.30
WIB. (Foto: Taufik Ridwan)
Jakarta (ANTARA) - Sistem Informasi Penghitungan Suara Komisi Pemilihan
Umum (Situng KPU) mendata suara tingkat nasional yang masuk pada hari
Senin pukul 23.30 WIB mencapai 92,04 persen dengan selisih antara
pasangan calon Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
mencapai 15,5 juta suara.
Situng KPU mencatat jumlah suara Jokowi-Ma'ruf sekitar 78.299.052 suara,
sementara Prabowo-Sandiaga meraih 62.795.789 suara.
Tercatat jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yang telah masuk sebanyak
748.797 dari 813.350 TPS se-Indonesia.
Berdasarkan pantauan melalui laman resmi www.pemilu2019.kpu.go.id
menunjukkan beberapa provinsi telah menyelesaikan penghitungan suara,
seperti Bengkulu, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, D.I. Yogyakarta,
dan Bali.
Berikutnya, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara,
Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Utara.
Situng bisa diakses secara bebas melalui laman resmi
pemilu2019.kpu.go.id dengan penghitungan suara dimutakhirkan secara berkala.
Sumber data yang dimasukkan ke Situng adalah formulir C1 atau hasil
penghitungan tiap TPS yang dipindai dan diunggah ke sistem.
Penghitungan suara pada Situng yang sering kali disebut dengan real
count KPU itu merupakan bentuk transparansi bagi masyarakat untuk turut
memantau proses pemilu.
Walaupun demikian, data pada Situng tidak akan menjadi hasil resmi
perolehan suara akhir. Penetapan rekapitulasi suara akhir tetap
dilakukan berdasarkan penghitungan manual berjenjang, mulai tingkat
kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional.
Pewarta: Taufik Ridwan
Editor: D.Dj. Kliwantoro
Copyright © ANTARA 2019