https://pilpres.tempo.co/read/1209030/jk-minta-mk-independen-dan-adil-proses-gugatan-prabowo/full&view=ok



*JK Minta MK Independen dan Adil Proses Gugatan Prabowo*

Reporter:
*Ahmad Faiz Ibnu Sani*

Editor:
*Rina Widiastuti*

Jumat, 24 Mei 2019 19:13 WIB


*EMPO.CO <http://EMPO.CO>*, *Jakarta* - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK
<https://www.tempo.co/tag/jk> menghargai sikap pasangan calon presiden
nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang ingin mendaftarkan
gugatan sengketa pemilihan umum ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia pun meminta
seluruh pihak mendukung langkah Prabowo-Sandiaga itu.

*Baca juga: **Sandiaga Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dengan JK
<https://pilpres.tempo.co/read/1208948/sandiaga-bocorkan-isi-pertemuan-prabowo-dengan-jk>*


"Karena itulah jalan yang sesuai dengan undang-undang," katanya usai
menggelar pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta dan tokoh agama dan
masyarakat di rumah dinasnya, jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta, Kamis, 23
Mei 2019.

Selain itu, JK meminta Mahkamah Konstitusi bersikap adil dan independen
saat menangani perkara gugatan hasil pemilu itu. Menurut dia, MK adalah
harapan utama demi mendukung kepercayaan masyarakat. "Itu jalan dan cara
terbaik untuk menyelesaikan (sengketa Pemilu)," tuturnya.



Namun menjelang tengah malam hingga keesokan harinya terjadi benturan
antara massa yang masih bertahan dan polisi yang memintanya bubar.
Bentrokan menyebar ke sejumlah titik seperti di Jalan Sabang, Jalan
Petamburan, Kawasan Tanah Abang, dan Slipi. Polisi menduga ada pihak lain
di luar peserta aksi yang sengaja memancing kerusuhan dengan memanfaatkan
keadaan.

*Baca juga: **TKN: Kami Lega Prabowo Membuka Ruang Dialog dengan JK
<https://nasional.tempo.co/read/1208890/tkn-kami-lega-prabowo-membuka-ruang-dialog-dengan-jk>*

Atas insiden kerusuhan itu, JK meminta agar masyarakat membedakan antara
peserta demonstrasi menolak dugaan kecurangan Pemilu 2019 dan perusuh yang
beraksi di dua hari itu. "Sesuai dengan polisi bahwa kita pisahkan antara
pengunjuk rasa yang damai dengan perusuh," ujarnya

Kirim email ke