Pejabat Tinggi ASEAN+Tiongkok, Jepang, Korsel Imbau Multilateralisme
dan Perdagangan Bebas
http://indonesian.cri.cn/20190531/7dce6f00-9329-5f22-cb54-1c7cbc82c127.html
2019-05-31 11:00:44
Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN Huang Xilian hari Kamis kemarin (30/5)
menghadiri konferensi tingkat tinggi ASEAN dengan Tiongkok, Jepang, dan
Korea Selatan (10+3) yang digelar di Bangkok Thailand. Dirinya
menguraikan pendirian Tiongkok mengenai masalah pergesekan perdagangan
Tiongkok-Amerika. Para hadirin mengimbau untuk berpegang pada
multilateralisme dan perdagangan bebas, serta menentang unilateralisme
dan proteksionisme.
Huang Xilian menunjukkan, resiko pergesekan perdagangan Tiongkok-AS
sepenuhnya dipikul Amerika, sedangkan Tiongkok terpaksa menghadapi
masalah tersebut. Tiongkok bersedia mendorong konsultasi atas dasar sama
derajat, dan saling menghormati. Tekanan ekstrim yang dipilih AS tidak
akan berguna. Tiongkok sudah pasti akan melawan sampai akhir. Perang
Dagang tidak akan menghambat langkah reformasi dan keterbukaan Tiongkok.
Huang Xilian menekankan, negara 10+3 adalah peserta dan peroleh
keuntungan dari sistem perdagangan bebas multilateral, memiliki
pendirian yang serupa dan kepentingan yang sama untuk melindungi
perdagangan bebas dan multilateralisme. Tiongkok berharap negara di
kawasan dengan tegas menentang unilateralisme, egoisme dan
proteksionisme, mendorong pengintegrasian ekonomi di kawasan, serta
mendorong ekonomi dunia berkembang ke arah yang lebih terbuka, inklusif,
saling menguntungkan, seimbang dan menang bersama.
Para wakil menyetujui pendirian Tiongkok ,dan menyatakan keprihatinan
mereka terhadap kecenderungan munculnya proteksionisme dan tindakan
negatif anti globalisasi. Mereka menyatakan akan mendukung perdagangan
bebas yang terbuka dan inklusif, sistem perdagangan multilateral yang
berdasakan peraturan, mendukung multilateralisme, serta menentang
unilateralisme dan proteksionisme yang memprioritaskan kepentingan
negaranya sendiri. Hubungan pergesekan perdagangan Tiongkok-AS
bersangkutan dengan kepentingan negara di kawasan, diharapkan kedua
pihak dapat segera mencapai persetujuan melalui dialog dan konsultasi.
Para wakil menghimbau berbagai pihak yang bersangkutan untuk berupaya
menyelesaikan perundingan RCEP, ini adalah tanggapan kuat terhadap
munculnya proteksionisme.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com