http://mediaaceh.co/2019/05/mualem-wacanakan-referendum-ini-kata-sandiaga-uno/
Mualem Wacanakan Referendum, Ini
Kata Sandiaga Uno
By
admin <http://mediaaceh.co/author/admin/>
-
31 May, 2019
Share on Facebook
<https://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fmediaaceh.co%2F2019%2F05%2Fmualem-wacanakan-referendum-ini-kata-sandiaga-uno%2F>
Tweet on Twitter
<https://twitter.com/intent/tweet?text=Mualem+Wacanakan+Referendum%2C+Ini+Kata+Sandiaga+Uno&url=http%3A%2F%2Fmediaaceh.co%2F2019%2F05%2Fmualem-wacanakan-referendum-ini-kata-sandiaga-uno%2F&via=NewMediaAceh>
<https://i2.wp.com/mediaaceh.co/wp-content/uploads/2019/04/IMG-20190411-WA0116_wm.jpg?fit=1024%2C682>Puluhan
lembar bendera bintang bulan ikut ramaikan kampanye Akbar Partai Aceh
Kabupaten Aceh Utara di lapangan Landing, Lhoksukon Aceh Utara, Kamis 11
April 2019. | Foto: mediaaceh.co/Yon Musa
*MEDIAACEH.CO, Jakarta —* Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno angkat
bicara soal munculnya wacana jajak pendapat atau referendum Aceh yang
dilontarkan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
“Pendapat saya tegas, Aceh adalah bagian dari Indonesia. Tentunya kita
hormati kerisauan masyarakat Aceh, tetapi harus berdialog. Jangan
benturkan, mari merangkul karena Aceh bagian dari bingkai NKRI,”
katanya, Kamis 30 Mei 2019.
Dia menuturkan selama berkampanye di Negeri Serambi Mekah, para pejuang
demokrasi sudah final untuk memastikan persatuan Indonesia.
Meski demikian, dia tak menampik bahwa banyak kekecewaan yang muncul
dari warga Naggoe Aceh Darussalam sendiri. Pemerintah dan semua pihak
harus bisa mencari jalan keluar sekaligus menahan diri.
Baca Juga Besok, Surya Paloh Berkunjung ke Aceh
<http://mediaaceh.co/2019/01/besok-surya-paloh-berkunjung-ke-aceh/>
“Menurut saya, jangan kita ambil pernyataan di luar proporsinya. Kita
harus berdialog. Saya sangat yakin bahwa NKRI sudah harga mati. Kita
pastikan persatuan dan kesatuan,” ucapnya.
Sebelumnya, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Ketua DPA Partai Aceh
(PA) Muzakir Manaf (Mualem) soal permintaanya agar Aceh segera melakukan
referendum.
Pernyataan itu disampaikan Mualem dalam sambutan buka puasa bersama
sekaligus peringatan ke-9 tahun (3 Juni 2010-3 Juni 2019), wafatnya Wali
Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk Muhammad Hasan Ditiro di Banda
Aceh, Senin 27 Mei 2019 silam.[]
*Sumber: Bisnis.com*