Rocky Gerung bakal tertawa atau gerung gerung?

Pada tanggal Sel, 4 Jun 2019 pukul 09.05 Noroyono 1963
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> *Akun Rocky Gerung Dilaporkan Ke Polisi Terkait Dugaan Ujaran Kebencian*
>
>
>
> *Erika Ebener*  | a day ago
>
>
> [image: image.png]
>
>
>
> Akhirnya ada juga yang berani melaporkan si pesilat lidah dan pikiran ke
> polisi. Pemikiran seperti itu yang muncul di kepala saya ketika saya
> membaca berita di laman megapolitan.kompas.com tentang seorang relawan
> Jokowi bernama Suhadi, Anggota tim hukum Aliansi Relawan Jokowi (ARJ)
> melaporkan sebuah akun facebook bernama Rocky Gerung atas kasus dugaan
> ujaran kebencian ke kepolisian.
>
>
>
> Tapi, namanya sebuah akun media sosial, nama “Rocky Gerung” bisa saja
> dipakai oleh siapa saja dan belum tentu akun tersebut benar-benar milik si
> profesor jadi-jadian Rocky Gerung. Namun, unggahan yang sudah dituliskan
> oleh pemilik akun facebook tersebut sudah mengusik emosi sang relawan.
>
>
>
> Saya pribadi berharap akun facebook tersebut benar-benar milik Rocky
> Gerung, si profesor yang kalau duduk tak pernah diam seperti sedang
> diserang penyakit ambeyen. Karena bukan apa-apa, melihat Rocky Gerung
> leluasan bicara menyudutkan pemerintahan dan Presiden Indonesia, dengan
> cara-cara yang kurang ajar, eneknya sama seperti melihat Mustofa Nahra.
> Sama-sama pengen muntah.
>
>
>
> Pada laporannya, memang tidak disebutkan nama Rocky Gerung sebagai
> terlapor, tetapi nama AKUN FACEBOOK Rocky Gerung yang menjadi terlapor,
> dan, si pelapor menyerahkan sepenuhnya penyidikan tentang siapa sebenarnya
> pemilik Akun Facebook bernama Rocky Gerung pada kepolisian untuk diselidiki
> lebih dalam.
>
>
>
> Apa yang membuat Suhadi melaporkan akun facebook tersebut ke polisi?
> Menurut Suhadi, apa yang dia temukan di akun facebook bernama Rocky Gerung
> itu telah memuat tulisan yang mengandung ujaran kebencian yang fitnah
> terhadap Presiden Indonsia, Joko Widodo. Pada tulisan tersebut dinyatakan
> sebagai berikut :
>
>
>
> *#BAHAYA BESAR MENUNGGU INDONESIA!!*
>
>
>
> *Mata dunia kini tertuju ke Indonesia. Jokowi yang haus kekuasaan memaksa
> KPU dan BAWASLU agar bekerja cepat mempolitisir perolehan suara dilapangan
> agar sesuai dengan presentase Quick Count yang dua mingguan ini tetap
> dipaksakan tayang di tivi.*
>
>
>
> *Indonesia membara. Pendukung Prabowo sudah kantongi C1 asli dan
> menjelaskan Prabowo menang 62% atas Jokowi. Namun bukan Jokowi namanya kalo
> bukan culas, licik dan rakus.*
>
>
>
> *Berbekal kemenangan palsunya 2014 lalu ia tengah berusaha segala cara
> melemahkan semangat juang pendukung Prabowo dan agar mengakui kekalahan
> Prabowo meski secara Real Count Prabowo menang telak di 30 Provinsi. Baru
> sekarang terjadi, Jokowi yang hanya menang di 4 provinsi memaksa semua
> elemen bangsa untuk mengakui kemenangannya padahal rakyat menyaksikan
> Prabowo unggul di 75% provinsi. Sesungguhnya sikap tak terpuji.*
>
>
>
> Wow!!! Dari setiap kalimat yang ditulis di unggahan tersebut, jelas mulai
> dari paragraf pertama sampai paragraf terakhir, semuanya mengandung fitnah,
> kebohongan dan berpotensi memancing rasa benci.
>
>
>
> Tapi…. Kalau diteliti lebih dalam terkait gaya bahasa yang digunakan,
> rasa-rasanya sih itu bukan gaya bahasanya si profesor jadian-jadian. Kita
> mengenal gaya Rocky Gerung kalau berbicara di acara-acara talkshow. Dia
> biasa menggunakan bahasa yang mirip-mirip bahasa Vicky Prasetyo. Terdengar
> sophisticated tapi tak bermakna apa-apa, alias ngaco. Selain itu, konten
> dari status facebook itu, terkesan sangat vulgar, kampungan dan jauh dari
> kebenaran.
>
>
>
> Saya yakin, Rocky Gerung tidak setolol itu untuk menuliskan pemikirannya
> dengan sangat terbuka dan gamblang. Namun, jika setelah penelusuran
> polisi dilakukan dan ternyata akun facebook itu benar-benar milik Rocky
> Gerung, si sang Profesor, jujur saja, mungkin saya akan mengejek dia
> habis-habisan. Goblok kok dipiara. Mau gabung dengan Ahmad Dhani di
> penjara, po???
>
>
>
> Terlepas dari masalah gaya bahasa dan nama dari akun facebook, tetap saja
> unggahan seperti itu harus dilaporkan dan dijerat dengan pasal 28 ayat 2
> junto Pasal 48 ayat 2 UU RI nomer 19 tahun 2016 tentang Informasi dan
> Transaksi Elektronik. Karena jika dibiarkan, apalagi diunggah oleh
> facebook bernama orang terkenal yang memikili banyak pengikut itu, akan
> menjadi rentan keonaran.
>
>
>
> Laporan tersebut tercatat di Polda Metro Jaya dengan nomor laporan 
> LP/3408/V/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus
> tanggal 31 Mei 2019.
>
>
>
> "Kita laporkan akun yang bernama Rocky Gerung. Laporan itu menyangkut
> berita yang ada di akun (Facebook) itu di mana akun itu mengatakan KPU
> bekerja mempolitisir perolehan suara (dalam penyelenggaraan Pemilu 2019),"
> kata anggota tim hukum ARJ, Suhadi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan,
> Jumat (31/5/2019).
>
>
>
> Ayo kita dukung kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini hingga
> koleksi kepolisian atas daftar nama-nama tersangka dari para elit kubu 02,
> semakin lengkap dan ramai. Indonesia pasti akan tenang!!! Amin.
>
>
>
> *Erika Ebener*
>
> Pendukung Pemerintahan yang SAH!
>
> Muslim yang mendukung Ahok dan Jokowi.
>
> Warga Negara yang mencintai Negerinya.
>
> FP @ErikaIndonesia
>
>
> 
>

Kirim email ke