Xi Jinping Menerima Wawancara Bersama Media Utama Rusia
http://indonesian.cri.cn/20190605/f77ecdf4-1967-cf97-eb0e-a757e34a43c4.html
2019-06-05 11:23:36
Menjelang kunjungan kenegaraannya ke Rusia dan kehadiriannya dalam Forum
Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-23, Presiden Tiongkok Xi Jinping
pada hari Selasa kemarin (4/6) menerima wawancara bersama Kantor Berita
Russia Tass dan Harian Rusia.
Xi Jinping mengatakan, melalui perkembangan selama 70 tahun, kemitraan
kerja sama strategis komprehensif Tiongkok-Rusia kini berada pada masa
terbaik dalam sejarah. Saling percaya politik kedua negara kukuh, kedua
negara dengan tegas saling mendukung dalam masalah-masalah yang
menyangkut kepentingan inti dan menjadi keprihatinan masing-masing.
Kedua pihak telah membentuk hubungan tingkat tinggi dan mekanisme kerja
sama di berbagai bidang dan telah melakukan kerja sama multi-arah di
berbagai bidang yang bermakna strategis.
Berdiri di atas titik tolak sejarah yang baru, hubungan
Tiongkok-Rusia pun menyongsong peluang perkembangan yang baru.
Menghadapi kebutuhan bersama kedua negara untuk mengembangkan diri dan
keinginan bersama rakyat kedua negara untuk bersahabat secara
turun-temurun. Atas dasar hasil dan pengalaman selama 70 tahun, kedua
pihak berkeyakinan dan berkemampuan mendorong hubungan Tiongkok-Rusia
menuju level yang lebih tinggi dan perkembangan yang lebih besar di era
baru.
Ia mengatakan, kerja sama ekonomi dan perdagangan adalah bagian penting
hubungan Tiongkok-Rusia dan juga jaminan penting bagi perkembangan kedua
negara. Selama beberapa tahun belakangan ini, kerja sama ekonomi dan
perdagangan kedua pihak semakin diperdalam dan membuahkan hasil benas,
serta menjadi contoh hubungan saling menguntungkan antar negara. Pada
tahun 2018, volume perdagangan bilateral melampaui 100 miliar dolar
Amerika yang merupakan rekor tertinggi dalam sejarah. Dalam situasi
rumit perdagangan dan investasi internasional yang lesu dan
proteksionisme yang semakin parah, kerja sama ekonomi dan perdagangan
Tiongkok-Rusia mencapai hasil nyata yang lebih signifikan. Lembaga
pemerintah kedua negara tengah mengambil langkah yang lebih aktif untuk
berjuang menaikkan volume perdagangan bilateral ke level yang lebih
tinggi dan mendorong perdagangan bilateral mencapai perkembangan yang
bermutu.
Membangun Satu Sabuk Satu Jalan dan Uni Ekonomi Eurasia bertujuan untuk
merealisasi perkembangan negara dan daerah masing-masing, dan
mencurahkan tenaga dalam mendorong kerja sama terbuka dan inklusif di
kawasannya. Kedua pihak memiliki kepentingan bersama yang luas di
berbagai bidang kerja sama.
Eksploitasi dan pemanfaatan jalur perlayaran Arktik telah menyediakan
peluang baru dan platform baru dan juga menginjeksikan tenaga pendorong
baru ke dalam sinergi dan kerja sama antara pembangunan Satu Sabuk Satu
Jalan dengan Uni Ekonomi Eurasia, serta menguntungkan peningkatan
konektivitas dan kerja sama saling menguntungkan antar Tiongkok, Rusia
dan berbagai pihak terkait.
Dewasa ini, dunia telah menghadapi perubahan drastis yang sebelumnya
belum pernah terjadi selama 100 tahun ini. Pada pembangunan
negara-negara BRICS, terdapat peluang terdapat pula juga tantangan.
Kelima negara hendaknya bersatu dan kompak dengan lebih erat, saling
memperlakukan sama derajat, saling membantu, memperdalam kemitraan
strategis BRICS, memelihara kepentingan bersama dan ruang perkembangan
negara-negara pasar berkembang dan negara-negara berkembang dan
mengupayakan pembangunan dan kemajuan bersama.
SCO merupakan praktik sukses dan platform bermanfaat yang mencurahkan
tenaga dalam pembentukan hubungan internasional tipe baru dengan upaya
bersama Tiongkok dan Rusia. Selama 18 tahun sejak didirikannya SCO,
Tiongkok dan Rusia telah mempererat koordinasi dan penyelarasan, bersama
mendorong SCO agar terus berkembang dan telah memberikan kontribusi bagi
perdamaian, stabilitas, pembangunan dan kemakmuran kawasan.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com