*Kalau Allah tidak mengampuni, berarti tidak bisa masuk taman Firdaus yang
penuh dengan bidadari cantik bin molek lagi sexy serta kehidupan kekal yang
berlimpah?*


https://www.harianterbit.com/nasional/read/107131/Maruf-Amin-Semoga-Allah-Mengampuni-Dosa-Prabowo-Sandi-dan-Jokowi-Maruf


*Ma'ruf Amin:  Semoga Allah Mengampuni Dosa Prabowo-Sandi dan
Jokowi-Ma'ruf *

Anugrah

Rabu, 05 Juni 2019 - 12:01 WIB

[image: Ma'ruf Amin: Semoga Allah Mengampuni Dosa Prabowo-Sandi dan
Jokowi-Ma'ruf]KH Ma'ruf Amin

*Jakarta, HanTer - Cawapres Ma'ruf Amin mengucapkan selamat Hari Raya Idul
Fitri 1440 H kepada lawan politiknya dalam Pemilihan Presiden 2019, Prabowo
Subianto-Sandiaga Uno.*

Ketua Majelis Ulama Indonesia nonaktif tersebut juga berdoa agar seluruh
dosa Prabowo-Sandi serta ia dan Presiden Joko Widodo diampuni oleh Allah
SWT.

Hal itu ia sampaikan usai melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di Masjid
Alhuda Talang, Pegangsaan, Menteng, atau tepatnya di masjid belakang Gedung
MUI Jakarta, Rabu (5/6/2019).

"Selamat hari raya Idul Fitri, mudah-mudahan kita semua, Prabowo, Sandi,
dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT, Pak Jokowi dan saya juga,
mudah-mudahan kita dipersatukan lagi," katanya.

Ma'ruf seperti dikutip Antara berharap agar di antara pasangan capres dan
cawapres dapat berekonsiliasi dan bersatu untuk membangun bangsa, di atas
kemenangan politik semata.

"Karena membangun bangsa lebih penting daripada sekadar menang. Menang
kalah itu sudah biasa dalam pilpres. Karena itu, seharusnya tidak
menjadikan kita bermusuhan karena kita saudara sebangsa dan se-Tanah Air.
Oleh karenanya, saya ingin membangun hubungan yang lebih baik lagi," kata
Ma'ruf.

Dalam perayaan Idul Fitri 1440 H ini, Cawapres Ma'ruf Amin memaknai hari
besar umat Muslim tersebut sebagai momentum bagi seluruh masyarakat
Indonesia untuk kembali kepada kebaikan dan kerukunan, terutama setelah
adanya perbedaan pandangan politik pada pemilihan presiden tahun ini.

Ia mengimbau agar masyarakat Indonesia dapat melupakan segala perbedaan,
terutama terhadap pandangan politik masing-masing. Menurut dia, tugas kita
sebagai warga negara yang lebih utama adalah membangun bangsa, di atas
segala perselisihan yang mengakibatkan perpecahan.

"Seusai pileg dan pilpres kemarin, seperti ada gaduh. Kita selesaikan, kita
kembali sesuai kesepakatan bahwa kita kembali membangun bangsa dan negara
siapa pun pemenangnya," katanya.

Kirim email ke