Demokrat Gabung ke Pemerintah Biar Keputusan SBY-Jokowi Deh

Kamis , 06 Juni 2019 | 10:12
Demokrat Gabung ke Pemerintah Biar Keputusan SBY-Jokowi Deh
Sumber Foto Detik.com
Jokowi dan SBY
POPULER
Ini Lho Momen Akrab Wefie Puan-Mega Bareng AHY-Ibas <http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9840/hukumdanpolitik/read/9834/%22>Ngabalin: Demokrat dan PAN Segera Bergabung dalam Koalisi Jokowi <http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9840/hukumdanpolitik/read/9833/%22>Demokrat Gabung ke Pemerintah Biar Keputusan SBY-Jokowi Deh <http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/9840/hukumdanpolitik/read/9840/%22>
Listen to this

JAKARTA - Akankan Partai Demokrat (PD) jadi bergabung ke Koalisi Jokowi?

Setelah AHY dan Ibas bersilaturahmi ke Jokowi dan Megawati Soekarnoputri, memunculkan sinyal kemungkinan Partai Demokrat gabung ke pemerintah.

Apalagi Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin langsung menaruh harapan besar Partai Demokrat (PD) segera bergabung dalam koalisi Jokowi.

Namun, Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyatakan keputusan di mana partai berlambang Mercy itu berlabuh ada di tangan sang Ketua Umum, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Soal ajakan Bang Ngabalin agar Demokrat merapat ke pemerintahan, biarlah itu nanti menjadi keputusan para petinggi yang 'maqom'nya sudah di atas ya. Karena inikan soal yang besar ya. Maqom kita rasanya belum cukup untuk bicara itu," katanya kepada wartawan, Kamis (6/6/2019).

"Biarlah itu nanti menjadi keputusan antara Pak Jokowi selaku Presiden dengan Pak SBY selaku Ketua Umum kami Partai Demokrat. Pastilah para pemimpin kita ini sudah tahu yang terbaik untuk bangsa kita ini," tuturnya.

Jansen menyebut pertemuan itu murni dalam rangka silaturahmi dan bermaaf-maafan.

"Sekaligus kedatangan Mas AHY ini juga untuk menjaga tradisi politik kita yang sejuk, apalagi ini kan baru saja habis pemilu yang panas. Karena itu lah sebenarnya harapan rakyat di bawah sana dari para pemimpinnya. Sejuknya komunikasi antar para pemimpin ini pasti akan ikut menyejukkan suasana di bawah, karena hal-hal baik yang terjadi di atas akan ikut mengalir ke bawah," katanya.

Menurut Jansen, yang terpenting pascasilaturahmi ini adalah komunikasi kembali cair dan lancar. Komunikasi yang lancar, kata Jansen, akan meniadakan sekat dan hambatan jika harus bekerjasama membangun bangsa melalui pemerintahan ke depan.

"Soal-soal yang terkait membangun rajutan politik ke depannya, sebaiknya kita tunggu saja tanggal mainnya, ya. Sekarang mari kita nikmati saja dulu indahnya momen lebaran ini serta 'guyub' dan rukunnya para pemimpin kita. Kalau sudah guyub dan rukun, mau kerjasama dalam hal apapun pasti lebih lancar dan dilancarkan," tuturnya.

Sebelumnya, harapan PD gabung dengan pemerintahan Jokowi setelah AHY dan Ibas berlebaran ke Presiden Jokowi Megawati. Ngabalin menyebut, pemerintah memiliki harapan PD segera bergabung dalam koalisi Jokowi.

"Pasti (berharap Partai Demokrat segera bergabung ke pemerintah) karena pemerintah juga ingin mengatakan, jika lebih banyak yang kita rangkul, kemudian sama-sama membangun Indonesia, ada kawan-kawan dari PAN, Demokrat, dari mungkin juga yang lain tidak apa-apa, untuk membangun Indonesia lebih baik," ujar Tenaga Ahli Kedeputian IV KSP Ali Mochtar Ngabalin di Jalan Widya Chandra III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/6/2019).



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke