https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4578036/pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-pengusaha-kita-tahu-akan-melemah?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.72231187.1642438430.1559845767-642444795.1559845767
Kamis, 06 Jun 2019 21:08 WIB
Pertumbuhan Ekonomi Dunia Dipangkas,
Pengusaha: Kita Tahu akan Melemah
Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4578036/pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-pengusaha-kita-tahu-akan-melemah?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.72231187.1642438430.1559845767-642444795.1559845767#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4578036/pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-pengusaha-kita-tahu-akan-melemah?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.72231187.1642438430.1559845767-642444795.1559845767#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4578036/pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-pengusaha-kita-tahu-akan-melemah?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.72231187.1642438430.1559845767-642444795.1559845767#>
1 komentar
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4578036/pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-pengusaha-kita-tahu-akan-melemah?tag_from=wp_nhl_judul_6&_ga=2.72231187.1642438430.1559845767-642444795.1559845767#komentar>
Ketua umum Kadin Rosan Roeslani/Foto: Sylke Febrina
Laucereno/detikFinance Ketua umum Kadin Rosan Roeslani/Foto: Sylke
Febrina Laucereno/detikFinance
*Jakarta* - World Bank atau Bank dunia merevisi proyeksi pertumbuhan
ekonomi dunia menjadi 2,6% dari sebelumnya 2,9%. Menanggapi hal tersebut
ketua umum kamar dagang dan industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani
menjelaskan saat ini pengusaha sudah mengantisipasi pertumbuhan ekonomi
dunia.
"Kita sudah tahu ini akan melemah, kita sudah mulai mengantisipasi,
perdagangan dunia barus saja dikoreksi jadi 2,6% dari 2,9%, beberapa
negara juga sudah ada koreksi," kata Rosan dalam acara open house
Lebaran di rumahnya, kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2019).
Menurut Rosan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bisa sesuai target
5,3%, asalkan ada dorongan untuk konsumsi domestik.
*Baca juga: *Waspada! Pertumbuhan Ekonomi Dunia Dipangkas, Ekspor RI
Terguncang
<https://finance.detik.com/read/2019/06/05/232045/4577462/4/waspada-pertumbuhan-ekonomi-dunia-dipangkas-ekspor-ri-terguncang>
"Harus dilihat juga, pertumbuhan kita lebih banyak dari konsumsi
domestik, jadi memang yang nomor satu yang paling penting itu adalah
daya beli harus dijaga," ujar dia.
Selanjutnya agar ekonomi Indonesia tetap bergerak, pemerintah juga harus
mendongkrak investasi. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah (PR) untuk
pemerintah agar ekonomi Indonesia bisa tetap tumbuh.
"Investasi kita masih agak tertinggal, nah ini PR nya, karena
kontribusinya kurang lebih 34-35% dari pertumbuhan ekonomi kita. Jadi
ini memang harus dijaga, kita mengandalkan ekspor tapi ya ekspor masih
tertekan," ujar dia.
*Baca juga: *Pertumbuhan Ekonomi Global Dipangkas, Darmin: Ekspor Kita
Ngaruh
<https://finance.detik.com/read/2019/06/05/163614/4577139/4/pertumbuhan-ekonomi-global-dipangkas-darmin-ekspor-kita-ngaruh>
Berdasarkan keterangan Bank Dunia, pertumbuhan produk domestik bruto
(PDB) global pada 2019 ini lebih lemah dari perkiraan, yakni sebesar
0,3% di bawah perkiraan sebelumnya pada Januari.
"Ketidakpastian kebijakan yang meningkat, termasuk eskalasi ketegangan
perdagangan baru-baru ini antara dua negara besar, disertai dengan
perlambatan dalam investasi global dan penurunan kepercayaan," tulis
laporan tersebut. *(kil/hns)
*
**