KPK Akan Sita Aset, Berikut Daftar Kekayaan Sjamsul Nursalim
Reporter:
Andita Rahma
Editor:
Endri Kurniawati
Selasa, 11 Juni 2019 08:16 WIB
Sjamsul Nursalim. Dok.TEMPO/ Robin OngSjamsul Nursalim. Dok.TEMPO/ Robin Ong
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Sejumlah aset milik pengendali saham Bank Dagang
Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim beserta istri, Itjih
Nursalim, akan disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyitaan itu
adalah langkah lanjutan penetapan status tersangka terhadap pasangan
suami istri itu.
Nama Sjamsul masuk dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi
Forbes pada 2018. Kekayaannya senilai US$ 810 juta atau setara Rp 11,34
triliun berupa aset di beberapa sektor. Bisnisnya menggurita di sektor
properti, batu bara, dan ritel. Salah satu perusahaannya adalah
perusahaan terbuka, PT Gajah Tunggal.
Baca juga: KPK Tetapkan Sjamsul Nursalim dan Istri Tersangka Korupsi
BLBI
<https://nasional.tempo.co/read/1213429/kpk-tetapkan-sjamsul-nursalim-dan-istri-tersangka-korupsi-blbi>
Dalam laporan keuangannya Gajah Tunggal menyatakan 49,5 persen sahamnya
dimiliki Denham Pte Ltd, perusahaan yang berbasis di Singapura. Denham
adalah anak usaha Giri Tire yang dikuasai oleh Sjamsul.
Dalam persidangan kasus BLBI yang digelar pada Juli 2018, Gajah Tunggal
Group beserta anak usahanya menjadi salah satu aset milik Sjamsul yang
menjadi jaminan untuk membayar utang BLBI. Sjamsul adalah salah satu
obligor BLBI lewat Bank Dagang Nasional Indonesia yang juga miliknya.
Gajah Tunggal memiliki beberapa anak usaha, di antaranya PT Softex
Indonesia, PT Filamendo Sakit, dan PT Dipasena Citra Darmadja.
Baca juga: KPK akan Menyita Aset Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim
<https://nasional.tempo.co/read/1213466/kpk-akan-menyita-aset-sjamsul-nursalim-dan-itjih-nursalim>
Tak hanya Gajah Tunggal, Sjamsul juga menguasai saham Polychem Indonesia
yang sebelumnya bernama GT Petrochem. Sebanyak 25 persen saham produsen
poliester ini dimiliki Gajah Tunggal dan 10,42 persen dimiliki PT Satya
Mulia Gema Gemilang.
ADVERTISEMENT
PT Satya Mulia Gema Gemilang menguasai saham mayoritas Mitra Adiperkasa,
usaha yang menaungi bisnis ritel seperti SOGO, Zara, Sport Station,
Starbucks, Kinokuniya, SEIBU, hingga Burger King.
Sedangkan di bidang properti,Sjamsul Nursalim
<https://nasional.tempo.co/read/1213508/sjamsul-nursalim-tersangka-dan-kerugian-negara-rp-458-t>memiliki
saham di Tuan Sing Holdings dan Gul Teek, Habitat Properties, perusahaan
real estate di Singapura.
ANDITA RAHMA | TEMPO | BERBAGAI SUMBER
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com