Waktu tiga desa merayakan idulfitri berbeda dengan Jakarta dan juga Arab
Saudia. Mana yang benar? Kalau tiap hari lebaran sangat bagus, sebab selalu
makan makanan lezat, anak-anak dapat hadiah. Pengemis dapat berkat dari
kemurahan hati.


https://regional.kompas.com/read/2019/06/03/11070351/umat-di-tiga-desa-muslim-di-ambon-rayakan-idul-fitri-hari-ini


Umat di Tiga Desa Muslim di Ambon Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Kompas.com - 03/06/2019, 11:07 WIB
Editor : Sandro Gatra


AMBON, KOMPAS.com - Umat Muslim suni di Desa Wakal, Kaitetu, Kecamatan
Leihitu dan Tengahtengah, Kecamatan Salahutu, Pulau Ambon, Kabupaten Maluku
Tengah, Provinsi Maluku, Senin (3/6/2019), merayakan Idul Fitri 1 Syawal
1440 Hijriah.


Seperti dikutip Antara, masyarakat di tiga desa itu telah menggelar shalat
Idul Fitri di masjid-masjid setempat sejak Senin pukul 07.00 WIT. Shalat Id
warga muslim Wakal dilaksanakan di Masjid Nurul Awal di bawah pimpinan imam
Kasim Tahapary.


Sementara di Desa Kaitetu dipusatkan di Masjid Jami Hena Lua dipimpin oleh
imam Muhammad Nur Lumaela. Sedangkan Shalat Id di Desa Tengahtengah digelar
di Masjid An 'Nima, di bawah pimpinan imam Abdul Haji Tuharea. Proses
shalat Id di ketiga desa tersebut berlangsung hikmat.


Ribuan warga memadati area masjid hingga ke pelataran dan halaman untuk
melaksanakan shalat sunnah Idul Fitri.


Sebagaimana tradisi dalam perayaan Idul Fitri di Indonesia, usai
melaksanakan shalat Id, masyarakat di ketiga desa tersebut saling
mengunjungi para kerabat dan tetangga untuk bersilaturahim.


Warga muslim di Desa Wakal, Kaitetu dan Tengahtengah melaksanakan ibadah
puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriyah pada 4 Mei 2019, dua hari lebih awal dari
yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal
di tiga desa tersebut dilakukan oleh para penghulu masjid dan ahli agama
masing-masing.


Mereka menggunakan metode penetapan perhitungan hisab dan rukyat serta
berpatokan pada kalender falakiah kuno berbahasa Arab.


Tokoh masyarakat di Desa Tengahtengah, Abdul Gofar Tuharea mengatakan,
tradisi penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal di kampungnya dilakukan oleh para
tetua dari mata rumah (kelompok marga dalam strata masyarakat adat Maluku)
Tuharea Pagalare.


Tuharea Pagalare merupakan mata rumah imam dan tokoh agama Islam di Desa
Tengahtegah. Dalam menentukan waktu ibadah puasa 1 Ramadhan maupun perayaan
Idul Fitri 1 Syawal, para tetua mengamati posisi bulan di ufuk barat.


Mereka kemudian menggelar rapat bersama dan membandingkannya dengan
kalender falakiah kuno yang tersimpan di rumah tua Tuharea Pagalare.


"Para orang tua dari rumah tua Tuharea Pagalare yang melakukan perhitungan
untuk berpuasa 1 Ramadhan dan pelaksanaan Idul Fitri. Sama seperti Wakal
dan Kaitetu, kami di sini juga menggunakan kalender falakiah kuno," ucap
Abdul Gofar Tuharea.


Selain Desa Wakal, Kaitetu dan Tengahtengah di Pulau Ambon, Desa Waiputih,
Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah yang berada di Pulau Seram
juga merayakan Idul Fitri 1440 Hijriyah pada hari ini. Desa Waiputih
diketahui melaksanakan ibadah puasa 1 Ramadhan 1440 Hijriyah pada 4 Mei
2019, dan telah menggelar shalat Idul Fitri di masjid setempat, pagi tadi.


Editor : Sandro Gatra

Kirim email ke