Jelas Ma'ruf jauh lebih radikal.
On Tuesday, June 11, 2019, 5:05:54 AM PDT, ChanCT <[email protected]>
wrote:
Hahahaa, ... yang paling gampang yaaa, bilang saja membutakan diri! Padahal
JELAS-JEMELAS tidak bisa bilang jadi boneka siapa apalagi membuktikannya dengan
data-fakta, ...!
Lha, pertanyaan utk membandingkan JK dan Maruf sb wapres saja, mana lebih
berkemampuan dan berpengaruh dan mana yang lebih radikal Islamnya, gak berani
menjawab, ...
kh djie [email protected] [GELORA45] 於 11/6/2019 13:36 寫道:
Tidak bisa bilang apa karena tidak bisa membuktikan ?
Pada tanggal Sel, 11 Jun 2019 pukul 07.32 [email protected] [GELORA45]
<[email protected]> menulis:
Anda membutakan mata sendiri, ya mau bilang apa
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Jadi boneka siapa dan bagaimana anda mengatakan menang dengan jual diri, ....?
Bisa membuktikan atau sekadar asumsi saja spt BPN????? Hehehee, ...
jonathangoeij@... [GELORA45] 於 11/6/2019 11:20 寫道:
5 th kedepan paling jg jd boneka
lha wong menang dgn jual diri
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Hahahaa, ... ini hanya menunjukkan bung ekstrim yga main murni2an, ... tidak
melihat kebutuhan perjuangan nyata harus pandai-pandai persatukan semua
kekuatan yang bisa dipersatukan! Kalah dengan anak-anak muda PSI yang akhirnya
bisa menerima Maruf Amin jadi cawapres nya Jokowi, ...
Bung, ... masalahnya bagaimana langkah Jokowi 5 tahun kedepan! Bisa tidak
TETAP mempunyai kekuatan dan kebebasan pegang kedali pemerintahan, dan itu
sangat tergantung dari orang-orang disekitar yang bisa mendukung dan membantu!
Mestinya, melihat perimbangan kekuatan yg terjadi, perjuangan Jokowi 5 tahun
kedepan bisa lebih baik ketimbang periode-1, ... kalau saja bung begitu
kuatirnya dengan Maruf, apakah dimata bung Maruf lebih heibat
kemampuan/pengaruhnya ketimbang JK dan lebih radikal ke-Islamannya???
jonathangoeij@... [GELORA45] 於 11/6/2019 8:39 寫道:
anda sadar seperti ini, ttp sedemikian mati2an membela Ma'ruf Amin ha ha ha
ha. aneh banget
mungkin sebentar lagi Indonesia bakal menempati tempat pertama.
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
BETUUUL juga, begitu seseorang ataupun pemerintah yang berkewajiban mengelola
negara terlalu BERAT menaruh perhatian, waktu dan energi pada Agama dengan
sendirinya jadi mengebawahkan PEMBANGUNAN yang seharusnya diutamakan dan
didahulukan!
Dari statistik dibawah nampak jelas, makin tinggi perhatian pada Agama jadi
makin tertinggal pembangunannya! Ada baiknya tokoh-tokoh dan elite politik di
Nusantara ini makin sadar, untuk mengurangi perhatiannya pada Agama dan bisa
mendahulukan dan mengutamakan pembangunan, mendorong maju kemakmuran bersama
dalam masyarakat, ...!
Tom Iljas iljastom@... [GELORA45] 於 11/6/2019 2:58 寫道:
Saya mendapat kiriman dari seorang teman, statistik hasil riset dari Pew
Research Center dengan judul: Negara-negara manakah yang mabuk agama?
berdasarkan persentase jumlah penduduk yang menyatakan agama sebagai hal
paling penting dalam hidup.
Indonesia tercatat sebagai negara no 3 dari atas, 95% dan China sebagai
negara nomor buntut, 3%.
Kalau dibalik, atau dibaca dari bawah, grafik ini bisa diberi judul:
Negara-negara manakah yang mabuk pembangunan? hingga menjadi negara-negara
yang maju.
//Tom
| | 不含病毒。www.avg.com |