Kemungkinan menghantam Bumi hanya 1:7000, atau melintas sekitar6 juta kilometer dari Bumi
Mengenal Asteroid yang DiprediksiHantam Bumi 9 September 2019 AndinaLibrianty 11 Jun 2019,11:24 WIB Liputan6.com, Jakarta -European Space Agency (ESA) memperkirakan asteroid 2006 QV89 akan melintasi, dan kemungkinanmenabrak Bumi pada 9 September 2019. ESA merilis objek luar angkasa yangakan menabrak Bumi, dan salah satunya asteroid 2006 QV89. Dikutip dari Live Science,Selasa (11/6/2019), dibandingkan dengan asteroid sepanjang 10 kilometer yangmembunuh dinasaurus non-avian sekira 66 juta tahun lalu, ukuran 2006 QV89 cukupkecil yakni hanya 40 meter. ESA memantau rute [asteroid](3986406 ""), dan menyimpulkan sangat kecil kemungkinan 2006 QV89menghantam bumi. Kemungkinan batuan tersebut menghantam Bumi hanya 1:7.299. Berdasarkan pengamatannya, ESAmengatakan 2006 QV89 paling dekat akan berjarak sekira 42 juta mil atau sekitar6,7 juta kilometer dengan Bumi. Ditemukanpada Agustus 2006 Jarak tersebut masih sangat jauh,mengingat jarak Bulan dengan Bumi sejauh 238.900 mil atau sekitar 384.400kilometer. Seperti namanya, asteroid 2007 QV89ditemukan pada 29 Agustus 2006. Batuan antariksa ini ditemukan olehCatalina Sky Survey yaitu sebuah organisasi yang berbasis di observatorium didekat Tucson, Arizona. SeringMengunjungi Bumi Asteroid ini sebenarnya akan cukupsering mengunjungi Bumi. Setelah terbang pada 2019, objek tersebut akan kembalimenyambangi Bumi pada 2032, 2045, dan 2062. Adapun menurut ESA, 2006 QV89merupakan salah satu dari 10 objek luar angkasa yang akan menabrak Bumi.Asteroid tersebut berada di posisi nomor empat. ESA memperbarui daftar tersebutsecara berkala, dan yang terbaru pada 6 Juni 2019. (Din/Isk)
