----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] [sastra-pembebasan] <[email protected]>Kepada: Ronggo Gmail ronggo. Sunny <[email protected]>; Chalik Hamid <[email protected]>; RKB <[email protected]>Cc: "[email protected]" <[email protected]>; Sahala Silalahi <[email protected]>; '[email protected]' [email protected] [temu_eropa] <[email protected]>Terkirim: Senin, 1 Juli 2019 21.04.15 GMT+2Judul: #sastra-pembebasan# Re: [nasional-list] Tetap Oposisi, Gerindra Akan Tolak T,awaran "Jatah" Menteri
Ra Popo ( menurut istilah Jokowi > sang Pemenang ) ......dan Silahkan BERPOPOSISI terus ....Itu Hak dan Sikap Sampean ...... tapi dianjurkan untuk tak usah Bawa2 itu Embel2 - nya yang diluar Partai Sampean itu lho....( itu MOB Radikal & Extremis itu lho ...dan Sementara Partai Ban Serep .... )............Lha katanya Prabowo itu yang bangga menamakan dirinya sebagai PATRIOT ( Tapi sorry agar tidak salah Paham... Apakah yang dimaksud PATRIOT itu adalah RUDAL / Ground to Air / buatan Amerika yang juga dipakai Iran untuk menembak pesawat DRONE MATA2 AMERIKA ( buatannya sendiri ) di kawasan lepas Laut Tengah...? ) >> Tetap Oposisi, Gerindra Akan Tolak Tawaran "Jatah" Menteri ......HEBAT >>memang Gerindra itu selalu Gagah dan Angker seperti Komandan Jenderal- nya . >>( Tetapi sebenarnya Gerindra tak perlu repot2 Menolak ''Jatah Menteri '' >>.... karena Kabinet Jokowi sudah tak punya '' JATAH MENTERI'' untuk >>ditawarkan dan yang kira2 cukup bisa dilakukan oleh Partai GERINDRA .... ) >> Tapi demi Kemanusian.....mungkin bisa diberikan ( sebagai Jatah >> Partisipasinya dalam Perang politik ... ), yaitu sebuah Kedudukan maha >> Penting yaitu: '' KANTOR PUSAT YAYASAN PENDIDIKAN EMAK2 Prabowo- Uno '' On Mon, 1 Jul 2019 at 20:15, 'j.gedearka' [email protected] [nasional-list] <[email protected]> wrote: https://www.ayobandung.com/read/2019/07/01/56503/tetap-oposisi- gerindra-akan-tolak-tawaran-jatah-menteri Tetap Oposisi, Gerindra Akan Tolak Tawaran "Jatah" Menteri Senin, 01 Juli 2019 AddThis Sharing Buttons Share to WhatsApp Share to LINEShare to FacebookShare to TwitterShare to LinkedInShare to Email Ketuan Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. (ayobandung) JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra Muhammad Syafi'i menyebut partainya akan tetap menjadi oposisi baik di pemerintahan dan parlemen karena untuk mewujudkan demokrasi yang sehat. "Harus ada yang bersikap oposisi dan Gerindra sejak awal sudah menunjukkan 'positioning' sebagai partai oposisi," katanya di kompleks parlemen di Senayan, Jakarta, Senin (1/7/2019). Dengan begitu, kata dia, partainya akan menolak tawaran termasuk apabila ada jatah menteri. Politikus daerah pemilihan Sumatera Utara itu melanjutkan dengan menjadi oposisi akan terwujud sistem "check and balance" sebagai bagian dari demokrasi yang sehat yakni ada partai pendukung dan oposisi. Walau akan menjadi oposisi, Syafi'i melanjutkan belum tentu partainya akan menjadi musuh bagi pemerintahan dan menolak seluruh kebijakan. "Partai oposisi 'kan tidak mungkin juga, kalau ada kebijakan benar, kami tetap tidak terima saja. Oposisi yang benar itu bisa bangun 'check and balance', sehingga jalannya pemerintahan sesuai aturan yang ada," ucapnya. Anggota Komisi III DPR RI itu menambahkan hingga saat ini kader Gerindra dari seluruh Indonesia belum dikumpulkan setelah ada putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK). Meski demikian, kata dia, kader di daerah juga lebih memilih akan menjadi oposisi agar tidak akan mencederai demokrasi. Tag Terkait - Presiden Jokowi - Gerindra | | Bez virů. www.avast.com |
