Tiongkok Bangun Kereta Cepat Canggih di Indonesia
http://indonesian.cri.cn/20190702/28947c13-41d3-e794-8448-8c64a7f2264a.html
2019-07-02 11:29:21
Jaringan kereta api berkecepatan tinggi sepanjang 29 ribu kilometer di
Tiongkok saat ini mendorong kebangkitan ekonomi Tiongkok. Prestasi
Tiongkok tersebut ingin ditiru oleh banyak negara di dunia, kereta cepat
Jakarta-Bandung adalah proyek pertama yang dibangun Tiongkok di luar negeri.
Menurut data, pada tahap awal, kereta cepat Jakarta-Bandung terbentang
sepanjang 142 kilometer (km). Kereta cepat ini menghubungkan Stasiun
Halim Perdana Kusuma di Jakarta Timur dengan Stasiun Tegalluar (seberang
Gede Bage) di Bandung, Jawa Barat. Kereta cepat akan melalui 4 stasiun
yakni Halim, Karawang, Walini dan Tegalluar.
Dirancang dengan kecepatan 350 km per jam, kereta cepat Jakarta-Bandung
akan memangkas waktu tempuh antara kedua kota menjadi 40 menit saja dari
waktu tempuh yang biasanya sekitar 4 jam melalui jalan tol. Penduduk
yang tinggal di sepanjang jalur itu akan mendapatkan keuntungan melalui
perbaikan kondisi transportasi setempat. Proyek kereta cepat
Jakarta-Bandung akan mendorong perkembangan sektor infrastruktur,
bisnis, elektronik, logistik dan pariwisata di sepanjang jalur kereta,
serta meningkatkan perkembangan ekonomi dan sosial setempat.
Pada tanggal 26 Agustus 2016, proyek tersebut mendapat surat izin
pembangunan dari Kementerian Perhubungan, pada bulan Juni 2018, proyek
itu mulai dibangun secara menyeluruh setelah pembebasan tanah mencapai
terobosan besar.
Proyek ini terdiri dari jembatan layang sepanjang 83,8 km atau sekitar
58,88 % dari panjang total jalur kereta; terowongan sepanjang 16,82 km
atau 11,82 % dari keseluruhan proyek; dan subgrade sepanjang 41,68 km
atau 29,3 % dari keseluruhan proyek.
Terowongan Walini sepanjang 608 meter merupakan proyek yang paling awal
dibangun dalam proyek tersebut. Stasiun Walini ditetapkan sebagai
kawasan pembangunan berorientasi transit (TOD), sedangkan Stasiun
Tegalluar akan dijadikan sebagai ujung dari jalur kereta tersebut
sekaligus pusat pertukaran yang dilengkapi dengan depot dan basis
pemeliharaan kereta api.
Bor raksasa bawah tanah (tunnel boring machine) dari Tiongkok telah
sukses digunakan dalam pembangunan terowongan Walini.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com