Akan banyak menteri dari partai-partai langitan dalam pemerintahan rezim
neo-Mojopahit 2019-2124.



https://nasional.tempo.co/read/1220358/jatah-menteri-nu-maruf-jokowi-pasti-minta-pertimbangan-saya/full&view=ok



*Jatah Menteri NU, Ma'ruf: Jokowi Pasti Minta Pertimbangan Saya*

Reporter:
*Dewi Nurita*

Editor:
*Endri Kurniawati*

Selasa, 2 Juli 2019 12:02 WIB

[image: Calon wakil presiden Ma'ruf Amin melayat ke rumah duka almarhumah
Ani Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Ahad, 2 Juni 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim]
<https://statik.tempo.co/data/2019/06/02/id_846206/846206_720.jpg>*Calon
wakil presiden Ma'ruf Amin melayat ke rumah duka almarhumah Ani Yudhoyono
di Puri Cikeas, Bogor, Ahad, 2 Juni 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim*


*T**EMPO.CO <http://EMPO.CO>*, *Jakarta* - Wakil presiden terpilih Ma'ruf
Amin mengatakan saat ini belum ada nama warga Nahdlatul Ulama (NU
<https://www.tempo.co/tag/nu>) yang akan diusulkannya untuk mengisi kabinet
Jokowi - Ma'ruf mendatang. "Belum, saya belum memberikan usulan," ujar
Ma'ruf Amin saat ditemui di kantor MUI pada Selasa, 2 Juli 2019.

Menurut Ma'ruf, sampai saat ini belum ada pembicaraan berkaitan dengan isi
kabinet dengan Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi. ‘Nanti kan Pak
Jokowi pasti minta pertimbangan saya.”

Baca juga: Jawara NU Ajak Personel TNI - Polri Buka Puasa Bersama
<https://nasional.tempo.co/read/1210893/jawara-nu-ajak-personel-tni-polri-buka-puasa-bersama>

Ma'ruf enggan berkomentar banyak mengenai pernyataan petinggi organisasi
itu yang sudah ngebet meminta jatah menteri untuk kader NU. "Ya nanti saya
bilang. Sampaikan saja ke Pak Jokowi," ujar Ma'ruf Amin saat ditemui di
kantor MUI pada Selasa, 2 Juli 2019.

Sebelumnya, Wakil Rais Syuriah PWNU Jawa Timur Agoes Ali
Masyhuri blak-blakan meminta jatah menteri untuk kader NU di kabinet
Jokowi - Ma'ruf selanjutnya. Sebab, ujar dia, tidak ada dukungan politik
yang gratis atas kontribusi tokoh dan warga NU dalam kemenangan Jokowi -
Ma'ruf di Pilpres 2019.

Baca juga: Indikator: Pemilih NU Penentu Kemenangan Jokowi - Ma'ruf
<https://pemilu.tempo.co/read/1210723/indikator-pemilih-nu-penentu-kemenangan-jokowi-maruf>

Rais 'Aam PBNU, Miftachul Akhyar juga mengatakan telah menyiapkan kader
terbaik untuk diajukan sebagai menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi periode
2019-2024. "Soal kesiapan, sejak dulu siap," kata Miftachul di Jakarta pada
Ahad, 23 Juni 2019.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Masduki
Baidlowi mengatakan organisasinya memiliki kontribusi yang besar dalam
upaya memenangkan Jokowi-Ma'ruf dalam pemilihan
presiden. Karena itu, dia berharap Jokowi-Ma'ruf bisa membalas kontribusi
itu dengan mendapuk kader NU
<https://nasional.tempo.co/read/1216070/nu-bicarakan-nama-bakal-calon-wali-kota-surabaya-pengganti-risma>untuk
mengisi
gerbong pemerintahan. "Kemarin kan sudah memberi kontribusi yang cukup
besar, mudah-mudahan ya dibawa oleh Presiden," ujar Masduki pada Selasa, 25
Juni 2019.

Kirim email ke