----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 6 Juli 2019 21.15.49 GMT+2Judul: 
[nasional-list] Siapa Pegang Komando Rusuh 22 Mei yang Kini Jadi DPO?
     
 


 
 
https://news.detik.com/berita/d-4613292/siapa-pegang-komando-rusuh-22-mei-yang-kini-jadi-dpo
 
 
019/07/06 08:32:15 WIB 
 
Round-Up
 
Siapa Pegang Komando Rusuh 22 Mei yang 
 
 
Kini Jadi DPO?
 Ahmad Bil Wahid - detikNews    Share 0    Tweet     Share 0    42 komentar    
Halaman 1 dari 2    Kerusuhan 22 Mei di Bawaslu. (Foto: Agung Pambudhy)   
Jakarta - Polisi menyebut ada seorang tersangka yang memegang komando saat 
kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta. Tersangka yang kini buron itu dimasukkan ke 
daftar pencarian orang (DPO).
 
 Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan tersangka 
tersebut memberikan komando kepada perusuh untuk menyerang. Namun, Dedi tidak 
mengungkap identitas tersangka dimaksud.
 
 "Ada 1 juga yang masih dalam pengejaran atau di terbitkan surat DPO. Patut 
diduga dia yang mengomando para perusuh itu di lapangan dengan narasi-narasi 
yang diucapkan antara lain dari saksi-saksi yang menyebutkan 'bakar, lempar 
serang'," kata Dedi, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat 
(5/7/2018).
 
   
 
|   Foto: Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (tengah) saat 
konferensi pers terkait kerusuhan 21-22 Mei. (Bil Wahid-detikcom)   |

 
 
 Dedi menyebut saat ini Polda Metro Jaya juga tengah melakukan penyelidikan 
menggunakan metode deteksi wajah. Hingga kini sudah ada 704 gambar dan video 
yang dideteksi lewat cara itu.
 
 "Saat ini dengan proses waktu yang cukup panjang, pembuktian ilmiahnya dengan 
proses face recognition itu atau identifikasi wajah, itu memeriksa sekian ratus 
visual, ada 704 visual. Berapa CCTV yang dilakukan pemeriksaan kemudian juga 
melakukan pemeriksaan terhadap foto-foto yang ada, termasuk dari rekan-rekan 
media, video-video yang ada maupun dari media-media sosial," ujarnya.
 
    View in Single Page     1 2       

 
 

 
 

 
 

 
 

 
    

Kirim email ke