Bung belum menjawab apa yg harus dilakukan utk Krakatau Steel (KS) yg 
bermasalah ini? Naikan tarif impor baja, kasih subsidi kpd KS, larang2 
investasi2 asing masuk Indonesia? Atau hukum pegawai2 KS yg bersekongkol atau 
berkorupsi?  

 Kalau investor asing dari negara mana saja, tidak melanggar perjanjian dan 
tidak melanggar hukum setempat, masa yg salah atau yg harus disalahkan investor 
asing. Indonesia adalah negara berdaulat, tidak ada yg bisa memaksa utk 
investor asing utk datang ke Indonesia. 

 Kalau meresa akan dirugikan oleh investor dari Tkk, ya, cari investor dari 
Jepang, Korea Selan Eropa atau Amerika. Tolak saja investasi2 dari LN, khan, 
tidak ada yg bisa memaksa (as simple as that). Jangan yg disalahkan investor2 
asing, dong.
 

 

 ---In [email protected], <lusi_d@...> wrote :

 Sudah pernah mengikuti uraian Rizal Ramli ttg proses persekongkolan
 penguasa Indonesia merangkap jadi komprador kapital Tiongkok dalam
 proses pencaplokan kekayaan alam Indonesia yang ditayangkan tvOne
 sekitar awal bulan Juli baru-baru ini? Yang jelas pandangan RR lebih
 patriotik dan lebih akurat ketimbang ocehan Nesare itu. 
 
 Saya ingin bertanya mengapa bung kok tidak penah menyinggung samasekali
 peranan agresif dan imperialistis oleh kaum komprador Tiongkok yang
 tidak segan-segan menghancurkan kehidupan perekonomian rakyat negeri
 caplokannya termasuk Indonesia itu?
 
 
 
 
 m 12 Jul 2019
 19:33:09 +0000 schrieb "bhjo@... mailto:bhjo@... [GELORA45]"
 <[email protected] mailto:[email protected]>:
 
 > Yg salah, khan, Krakatau Steel yg berkorupsi atau tidak bisa
 > bersaing, koq yg disalahkan yg mau mencaplok. 
 > 
 > Kijang yg lemah/bermasalah di savana Afrika kalau tidak dicaplok
 > oleh Leopard, ya dicaplok oleh hyena, singa atau binatang yg lain.
 > Hukum alam "Survival of the fittest" berlaku di segala bidang. 
 > 
 > Kutipan dari posting 249371: dari tulisan bung Nesare yg hidup di
 > Indonesia (mengetahui masalah di Indoneia) dan akademisi ekonomi
 > (alumni ekonomi dari LN kl tidak salah dari Wisconsin). "Jelas2 ente
 > ini membutakan diri sendiri dan ditambah dengan pengetahuan bisnis
 > ekonomi yg lemah plus mau nyinyir terus. Privatisasi itu dilakukan
 > krn BUMN itu adalah sarang korupsi dan sumber duit utk politik. Jadi
 > salah satu sumber money politic itu ya BUMN ini". 
 > 
 > Banyak negara2 maju lain, yg industri bajanya juga berkurang/lenyap
 > krn tidak bersaing seperti Amerika. Tetapi misal, Korea Selatan dan
 > Jepang bisa bersaing, ya industri bajanya jalan.
 > 
 > 
 > 
 > Kalau bisa kasih solusinya, dong. Dan yg disalahkan bukan industri
 > bajanya (Krakatau Steel) yg bermasalah tetapi menyalahkan yg lain.
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > 
 > ---In [email protected] mailto:[email protected], <lusi_d@...> 
 > wrote :
 > 
 > Tebak umpet: Digremetin dan dicaplok ulat sutra sosialis mana? Rapopo
 > hehehe!
 > 
 > 
 > 
 > Am Fri, 12 Jul 2019 20:06:31 +0800
 > schrieb "ChanCT SADAR@... mailto:SADAR@... [GELORA45]"
 > <[email protected] mailto:[email protected] 
 > mailto:[email protected] mailto:[email protected]>:
 > 
 > > Krakatau Steel Sekarat? | IBF (10/7/2019)
 > > 
 > > https://www.youtube.com/watch?v=XNuL7kQ5oes 
 > > https://www.youtube.com/watch?v=XNuL7kQ5oes
 > > https://www.youtube.com/watch?v=XNuL7kQ5oes 
 > > https://www.youtube.com/watch?v=XNuL7kQ5oes
 > > 
 > > 
 > > 
 > > ---
 > > 此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
 > > http://www.avg.com http://www.avg.com http://www.avg.com 
 > > http://www.avg.com 
 > 
 > 



Kirim email ke