Perdagangan Luar Negeri Tiongkok Berkembang dengan Stabil
http://indonesian.cri.cn/20190713/695b3bd1-5df7-4278-b011-2cc1918ac8c0.html
2019-07-13 15:23:04
Menurut data ekspor-impor perdagnagan luar negeri yang diumumkan Kantor
Pabean Tiongkok hari Jumat kemarin (12/7), pada paro pertama tahun ini
nilai total ekspor-impor perdagangan luar negeri Tiongkok tercatat 14,67
triliun yuan RMB atau naik 3,9 persen dibandingkan masa sama tahun lalu.
Perdagangan luar negeri Tiongkok sangat bersifat fleksibel dan belum
berubah kecenderungan perkembangan stabil ekonomi Tiongkok dalam jangka
panjang.
Dilihat secara kongkret, ekspor-impor perdagangan luar negeri Tiongkok
Tiongkok pada paro pertama tahun ini menunjukkan ciri khas stabil pada
pokoknya, maju dalam mantap dan berkembangsecara bermutu dan bertata
tertib, dan terutama termanifestasi pada tiga aspek sebagai berikut:
Pertama, pertumbuhan perdagangan luar negeri menjadi lebih kuat. Pada
paro pertama tahun ini, ekspor-impor perdagangan biasa yang lebih
panjang rantai industry dan lebih tinggi nilai tambahan naik 5,5 persen
yang merupakan sekitar 60 persen nilai total ekspor-impor Tiongkok;
ekspor-impor perusahaan swasta naik 11 persen dan menjadi kekuatan utama
yang mendongkrak pertumbuhan perdagangan luar negeri Tiongkok; laju
pertumbuhan ekspor-impor Tiongkok bagian tengah dan barat lebih tinggi
daripada laju pertumbuhan keseluruhan ekspor-impor seluruh negeri, dan
konfigurasi perkembangan perdagangan luar negeri kawasan lebih
dioptimalisasi.
Kedua, mitra dagang menjadi lebih majemuk. Meski ekspor-impor Tiongkok
terhadap AS menurun 9 persen dibandingkan masa sama tahun lalu, namun
ekspor-impor dengan mitra dagang utama lainnya seperti Uni Eropa, ASEAN
dan Jepang masing-masing naik 11,2 persen, 10,5 persen dan 1,7 persen.
Khususnya, ekspor-impor dengan negara-negara sepanjang Sabuk dan Jalan
naik 9,7 persen, lebih tinggi 5,8 poin daripada laju pertumbuhan
keseluruhan perdagangan luar negeri, dan perbandingannya dalam nilai
total perdagangan luar negeri naik sampai 28,9 persen. Selain itu, laju
pertumbuhan perdagangan Tiongkok dengan Amerika Latin dan Afrika sebagai
pasar emerging masing-masing 7,4 persen dan 9 persen.
Ketiga, komposisi produk ekspor lebih dioptimalisasi. Pada paro pertama
tahun ini, ekspor produk permesinan dan produk yang padat tenaga kerja
Tiongkok bertumbuh bersama. Ini menunjukkan baha produk ekspor Tiongkok
kini memiliki daya saing yang baru.
Yang patut dicatat, pada paro pertama tahun ini, di latar belakang AS
secara sepihak menimbulkan pergesekan ekonomi dan perdagangan antara
Tiongkok dan AS, ekspor Tiongkok terhadap AS menurun 2,6 persen
dibandingkan masa sama tahun lalu dan impor Tiongkok dari AS juga
menurun 25,7 persen. Perbedaan sangat besar ekspor dan impor itu
menunjukkan bahwa komoditi ekspor AS terhadap Tiongkok lebih bersifat
alternatif.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com