Kata Rocky Gerung Soal Pertemuan Jokowi-Prabowo
Reporter:
Halida Bunga
Editor:
Tulus Wijanarko
Minggu, 14 Juli 2019 18:56 WIB
Mantan dosen Universitas Indonesia, Rocky Gerung di Jakarta Pusat pada
Rabu, 25 April 2018. TEMPO/Salsabila Putri PertiwiMantan dosen
Universitas Indonesia, Rocky Gerung di Jakarta Pusat pada Rabu, 25 April
2018. TEMPO/Salsabila Putri Pertiwi
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Pengamat politik Rocky Gerung mengatakan pertemuan
antara Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi
<https://nasional.tempo.co/read/1224486/relawan-kecewa-jokowi-bertemu-prabowo-sandiaga-jangan-marah>)
dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di stasiun MRT Lebak
Bulus pada Sabtu, 13 Juli 2019, menjadi beban bagi perjalanan sosial dan
politik. "Implikasi semua ini akan panjang dan tajam," kata Rocky
kepada/Tempo,/Minggu, 14 Juli 2019.
*Baca juga*:Relawan Kecewa Jokowi Bertemu Prabowo, Sandiaga; Jangan
Marah
<https://nasional.tempo.co/read/1224486/relawan-kecewa-jokowi-bertemu-prabowo-sandiaga-jangan-marah>
Menurut Rocky, pertemuan itu akan membuat kepercayaan terhadap etos
demokrasi memudar. "Ini beban baru bagi perjalanan sosial dan politik
kita ke depan," kata dia.
Menurut Rocky, dari segi politik pragmatis, pertemuan keduanya tak ada
yang istimewa. Rocky menilai kesempatan itu bukanlah pertemuan,
melainkan lebih terlihat seperti barter untuk menyingkirkan pihak ke
tiga masuk dalam pemerintahan. "Gerindra tentu lebih tambun," kata dia.
Sedangkan dari segi etika politik, menurut Rocky, pertemuan itu sebagai
tukar tambah oportunisme. Yang banting tulang di kedua belah pihak, kata
dia, harus mendapatkan lebih sedikit. "Yaitu, kubu TKN harus berbagi
kamar tidur dengan musuh. Tidurnya tak pulas. Demikian juga, kubu BPN
yang berjuang demi politik nilai, tentu tergores oleh politik oportunis."
ADVERTISEMENT
Secara keseluruhan Rocky menilai pertemuan seperti menggelar karpet
merah untuk menutupi banyak sampah di lantai kereta politik. "Terlihat
indah di mata, tapi semua tahu apa yang disembunyikan," kata dia.
Pertemuan Jokowi-Prabowo terjadi pada Minggu di Stasiun MRT Lebak Bulus,
Jakarta. Keduanya lantas menumpang moda transportais itu menuju Stasiun
Senayan. Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto kemudian makan siang di
Restoran Sate Khas Senayan di Mall FX Sudirman.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com