Ini visi apamisi? 

Lebih mirip daftar kegagalan 5 tahun periode-I.
-
Inilah lima visi Jokowi lima tahun ke depan

Minggu, 14 Juli 2019 / 20:48 WIB 
KONTAN.CO.ID - Presidenterpilih Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato Sentul 
bertajuk VisiIndonesia di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, 
Minggu malam(14/7). Ini pidato pertama Jokowi setelah ditetapkan sebagai 
presiden terpiliholeh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Dalam pidatonya, Jokowimenyampaikan lima program yang akan ia jalankan dalam 
lima tahun mendatang.

Pertama, melanjutkan pembangunaninfrastruktur. Kata Jokowi, infrastruktur besar 
telah dibangun. Ke depan akandilanjutkan dengan lebih cepat.

Bukan itusaja, pemerintah akan menyambungkan infrastruktur tersebut dengan 
dengankawasan produksi rakyat, kawasan industri kecil, kawasan ekonomi khusus 
danjuga kawasan pariwisata, agar efek ekonominya besar.

"Arahnyakesana, fokusnya ke sana," kata Jokowi seperti ditayangkan Kompas TV.

Kedua, Jokowi akan memperkuat pembangunansumber daya manusia (SDM). Menurutnya, 
pembangunan SDM menjadi kunci Indonesiake depan.

"Titikawal membangun SDM dimulai dari menjamin ksehetan ibu hamil. Jangan ada 
stunting,jangan ada kematian bayi yang meningkat," ujar Jokowi.

Selain itu,kualitas pendidikan juga akan ditingkatkan. Jokowi juga menjanjikan 
untukmembangun lembaga manajemen talenta Indonesia.

Pemerintahakan mengidentifikasi, memfasilitasi, dan dukungan bagi mereka yang 
memilikitalenta. "Kita akan mengelola talenta hebat yang bisa membawa negara 
inibersaing secara global," kata Jokowi.

Ketiga, pemerintah akan mengundanginvestasi seluas-luasnya, dalam rangka 
membuka lapangan kerja sebesar-besarnya.Jokowi meminta jangan alergi dengan 
investasi karena dengan cara ini lapangankerja akan terbuka.

Untuk itu,Jokowi menjanjikan akan memangkas hambatan investasi, seperti 
perizinan yangberbelit apalagi yang ada punglinya.

"Hati-hatike depan, saya pastikan akan saya kejar. Akan saya kontrol, akan cek. 
Tidak adalagi hambatan-hambatan investasi, karena ini adalah kunci pembuka 
lapangankerja yang seluasnya," tandasnya.
Keempat, melanjutkan reformasi birokrasi.Jokowi ingin birokrasi menjadi lebih 
sederhana agar semakin lincah. "Inijuga hati-hati, kalau pola pikir birokrasi 
tidak berubah, saya pastikan akansaya pangkas," imbuhnya.

Kelima, penggunaan APBN yang fokus dantepat sasaran. Menurut Jokowi, setiap 
rupiah yang keluar dari APBN harus bisamemberi manfaat ekonomi, manfaat bagi 
rakyat dan kesejahteraan masyarakat.

Namun,jokowi mengingatkan, mimpi-mimpi besar akan terwujud jika kita bersatu 
danoptimistis. "Persatuan dan kesatuan harus terus kita perkuat. hanya 
denganbersatu kita akan disegani bangsa lain di dunia," ujarnya.

Reporter:Khomarul Hidayat
Editor: Komarul Hidayat

Kirim email ke